KALIMANTAN SELATAN — Timnas Indonesia menempati peringkat 116 dunia dalam rilis terbaru ranking FIFA, lonjakan yang diraih setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Posisi itu menjadi yang terbaik bagi Garuda dalam 20 tahun terakhir, dengan koleksi 1.166,50 poin.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut kenaikan tersebut sebagai buah dari kerja bertahap tim asuhan pelatih John Herdman. Indonesia mengunci gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menekuk Thailand 4-2 di babak final yang berakhir lewat drama adu penalti.
Dalam turnamen agenda resmi FIFA yang digelar untuk pertama kalinya itu, Garuda tampil sebagai juara perdana. Hasil tersebut langsung berdampak pada perhitungan poin ranking FIFA yang dirilis menyusul berakhirnya laga.
Dari 117 ke 116 dalam Sehari
Sehari sebelumnya, Indonesia masih berada di peringkat 117 dunia. Tambahan poin dari gelar juara ASEAN Cup 2026 mengangkat posisi Garuda satu tingkat ke peringkat 116 dengan total 1.166,50 poin.
Kenaikan itu juga terbantu hasil laga lain di Eropa. Kazakhstan bermain imbang 2-2 melawan Kepulauan Faroe dalam lanjutan Grup 3 UEFA Nations League C, sehingga kehilangan 0,39 poin dan turun ke posisi 117 dengan 1.166,26 poin — hanya terpaut tipis di bawah Indonesia.
Sudan menyusul di posisi 118 setelah kalah telak 1-4 dari Mozambik. Kekalahan itu membuat Sudan kehilangan 11,08 poin.
Rekor Terbaik Garuda dalam 20 Tahun
Peringkat 116 menjadi capaian tertinggi Indonesia dalam dua dekade terakhir. Erick Thohir menegaskan posisi tersebut bukan titik akhir dari pembenahan yang sedang berjalan di tubuh tim nasional.
"Selangkah demi selangkah untuk Garuda terbang tinggi," kata Erick Thohir melalui media sosial resminya.
Gelar di FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi modal penting bagi Indonesia yang tengah membangun skuad dengan kombinasi pemain senior dan pemain muda. Format turnamen yang masuk kalender resmi FIFA membuat setiap pertandingan berbobot penuh dalam perhitungan poin.
Yang Menanti Setelah Peringkat 116
Posisi di ranking FIFA menentukan seed dan undian pada sejumlah kompetisi internasional. Bagi Indonesia, kenaikan ke peringkat 116 membuka peluang lebih baik dalam pengundian kualifikasi maupun turnamen regional berikutnya.
Tantangan terdekat adalah mempertahankan tren positif ini. Sejumlah laga uji coba dan agenda timnas pada jendela FIFA berikutnya akan menentukan apakah Garuda bisa terus menekan peringkatnya ke bawah 110.
Erick menekankan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari keberhasilan di ASEAN Cup 2026. PSSI disebutnya akan terus mendorong pembinaan agar lonjakan peringkat berjalan konsisten, bukan sekadar hasil sesaat dari satu turnamen.