15 Resep Olahan Telur untuk Anak, Lauk Simple Anti Bosan

Penulis: Budi Santoso  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:21:31 WIB
Telur dapat diolah menjadi berbagai menu praktis untuk anak, mulai dari telur rebus berbumbu hingga telur ceplok dengan aneka saus.

KALIMANTAN SELATAN — Anak menolak makan telur karena menunya itu-itu saja? Ada 15 resep olahan telur yang bisa Bunda coba di rumah, dari telur rebus, ceplok, sampai telur puyuh, semuanya praktis dengan bahan yang mudah dicari di warung dekat rumah.

Telur jadi penyelamat makan siang keluarga Indonesia. Harganya ramah kantong, proteinnya tinggi, dan hampir selalu ada di kulkas. Kandungan vitamin B12, vitamin D, zat besi, dan omega 3 di dalamnya juga membantu tumbuh kembang anak.

Masalahnya, anak bisa cepat jenuh kalau telur cuma digoreng dadar atau direbus begitu saja. Padahal dengan sedikit variasi bumbu, telur bisa berubah jadi lauk yang bikin nasi di piring anak habis.

Telur Rebus: Bumbu Laksa sampai Rendang

Telur rebus paling gampang diolah jadi menu kuah bersantan. Rasanya kaya, tapi tetap familiar di lidah anak.

  • Telur bumbu laksa: tumis bumbu halus (bawang merah, bawang putih, lengkuas, kunyit, kemiri), daun salam, dan serai. Masukkan telur rebus yang sudah digoreng, tuang santan bertahap, lalu tambahkan kelapa sangrai dan kemangi di akhir.
  • Rendang telur: goreng telur rebus sampai kecokelatan, lalu masak dengan bumbu halus, daun jeruk, serai, dan santan sampai mengental dan berminyak.
  • Semur telur Betawi: masak telur, kentang, dan tahu dalam kuah kecap manis berbumbu cengkeh dan kayu manis. Rasa manisnya biasanya disukai anak.
  • Telur balado: goreng telur, lalu aduk dengan sambal balado dari cabai merah keriting, bawang merah, dan bawang putih. Kurangi cabai rawit kalau anak belum terbiasa pedas.
  • Opor telur: telur dan tahu dimasak dalam santan berbumbu kunyit, kencur, ketumbar, dan serai. Cocok disajikan dengan nasi hangat.

Telur Ceplok dengan Beragam Saus

Telur ceplok bisa jadi lauk cepat saji untuk hari-hari sibuk. Bunda cukup menggoreng telur, lalu menyiapkan sausnya terpisah.

  • Telur ceplok kecap: tumis bawang putih dan bawang merah, tambahkan kecap manis, sedikit air, lalu siram ke telur.
  • Telur ceplok bumbu cabai: tumis cabai dan bawang, beri sedikit garam dan gula, siram di atas telur ceplok.
  • Telur goreng saus bawang cabai: versi lebih berkuah dengan irisan bawang bombai dan cabai merah.
  • Telur ceplok saus tiram: saus tiram, kecap, dan sedikit maizena jadi kuah kental yang gurih.
  • Telur ceplok balado: sama seperti telur balado, tapi telurnya tidak perlu digoreng dua kali.

Telur Puyuh untuk Bekal Sekolah

Ukurannya mungil, jadi mudah dimasukkan ke kotak bekal dan disantap anak tanpa ribet. Telur puyuh juga kaya protein dan zat besi.

  • Cah kangkung telur puyuh: tumis kangkung dengan bawang putih, tambahkan telur puyuh rebus di akhir.
  • Opor telur puyuh: masak telur puyuh dalam santan berbumbu kunyit dan kemiri, mirip opor ayam.
  • Sate telur puyuh: tusuk telur puyuh rebus, bakar sebentar, lalu olesi bumbu kecap dan bawang.
  • Telur puyuh tumis wortel: tumis wortel iris dengan bawang putih, masukkan telur puyuh, bumbui garam dan merica.
  • Telur puyuh bumbu kari: masak telur puyuh dengan bumbu kari instan dan santan encer, sajikan dengan nasi.

Tips agar Anak Mau Makan Telur Setiap Hari

Variasikan bentuk dan warna. Telur yang dipotong, ditusuk seperti sate, atau disajikan dengan sayur berwarna cerah lebih menarik di mata anak.

Batasi cabai rawit untuk anak di bawah lima tahun. Gunakan cabai merah besar yang lebih ringan pedasnya, atau pisahkan sambal agar anak bisa memilih sendiri.

Simpan telur rebus di kulkas maksimal tiga hari. Kalau mau lebih praktis, rebus sekaligus banyak di akhir pekan, lalu tinggal diolah sesuai menu harian.

Kapan Perlu Hati-Hati

Hentikan pemberian telur dan konsultasikan ke dokter anak kalau muncul ruam, gatal, atau bengkak setelah anak makan telur. Reaksi alergi telur umumnya muncul cepat, dalam hitungan menit sampai dua jam.

Untuk anak yang baru pertama kali makan telur, berikan dalam porsi kecil dan tunggu beberapa saat sebelum menambah porsi.

Dengan 15 pilihan olahan telur ini, menu harian keluarga bisa tetap berganti tanpa harus belanja bahan mahal. Cukup atur bumbu dan cara masak, telur yang sama bisa jadi lauk berbeda setiap hari.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: haibunda.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top