MARTAPURA — Siswi kelas 7F yang juga aktif di taekwondo itu mengumpulkan medali dari sejumlah nomor gaya. Selain emas di gaya dada 100 meter, medali perak diraih dari nomor 200 meter gaya ganti perorangan, 100 meter gaya punggung, 200 meter gaya dada, 200 meter gaya bebas, dan 50 meter gaya bebas. Adapun enam medali perunggu melengkapi total raihan 12 medali.
Raihan tersebut tersebar di berbagai nomor yang dipertandingkan selama dua hari. Berikut rinciannya:
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banjar, H Irwan Bora, menyebut raihan tersebut sebagai kebanggaan daerah. Menurutnya, prestasi Putri Nida Ulhusna menjadi modal penting bagi pengembangan olahraga renang di Kabupaten Banjar.
"Iya kita turut bangga, secara rinci raihannya satu medali emas pada nomor gaya dada 100 meter. Lima medali perak diperoleh dari nomor gaya ganti perorangan 200 meter. Gaya punggung 100 meter, gaya dada 200 meter, gaya bebas 200 meter dan gaya bebas 50 meter," kata Irwan Bora kepada awak media.
Ia berharap capaian itu memacu pelajar lain mengembangkan bakat di bidang olahraga. Menurutnya, prestasi semacam ini turut mendorong lahirnya atlet yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
Putri Nida Ulhusna tinggal di Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Ia merupakan buah hati pasangan Aiptu Eko Imam Nor Iman, Kanit Lantas Polsel Simpang Empat Polres Banjar, dan Aipda Mahliya Andayani, Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Banjar.
Selain renang, ia menorehkan prestasi di cabang taekwondo. Pada September 2026, Putri Nida Ulhusna meraih Juara 2 atau medali perak dalam Kejuaraan Taekwondo Kalsel 2026.
Dukungan orang tua, pelatih, dan pihak lain disebut turut menentukan hasil tersebut. Kerja keras dan kemampuan pribadinya menjadi faktor utama di balik raihan 12 medali di Kejurprov renang Kalsel 2026.