Lima berita ekonomi dan kesejahteraan masyarakat (kesra) dari Kalimantan Selatan disiarkan pada Sabtu (10/10/2026), mulai dari Bilik Budaya Tapin yang mengajak wartawan menggali nilai tradisi lokal hingga Pemkab Banjar mendukung pembinaan generasi muda melalui Palang Merah Remaja (PMR). Rangkuman ini mencakup pula program Adaro Spectapreneur 2026 untuk UMKM Tabalong, penjajakan hibah Damkar DKI Jakarta oleh Pemkab Tapin, dan dua penghargaan yang diraih Bank Kalsel Syariah di Infobank 15th Sharia Awards 2026.
TANJUNG — Sejumlah berita ekonomi dan kesra dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan disiarkan pada Sabtu (10/10/2026). Lima di antaranya menyoroti langkah daerah memperkuat tradisi lokal, UMKM, kesiapsiagaan bencana, pembinaan generasi muda, hingga capaian industri keuangan syariah.
Bilik Budaya Tapin menggelar kegiatan yang mengajak wartawan menggali nilai tradisi lokal di Kabupaten Tapin. Program ini menyasar kalangan jurnalis sebagai mitra penyebaran informasi budaya daerah.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan khazanah tradisi Tapin kepada publik yang lebih luas melalui pemberitaan.
Program Adaro Spectapreneur 2026 disiapkan untuk membantu pelaku UMKM di Kabupaten Tabalong naik kelas. Program ini menyasar penguatan kapasitas usaha kecil agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Pelaku UMKM Tabalong menjadi sasaran utama pendampingan dalam program tersebut.
Pemkab Tapin menjajaki hibah peralatan pemadam kebakaran (Damkar) dari DKI Jakarta. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi kebakaran.
Penjajakan hibah tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas penanganan darurat di Kabupaten Tapin.
Bank Kalsel Syariah meraih dua penghargaan dalam ajang Infobank 15th Sharia Awards 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kinerja bank syariah daerah tersebut.
Capaian itu memperkuat posisi Bank Kalsel Syariah di sektor keuangan syariah regional Kalimantan Selatan.
Pemkab Banjar menyatakan dukungan terhadap pembinaan generasi muda yang tangguh dan mandiri melalui Palang Merah Remaja (PMR). Dukungan ini menyasar pembentukan karakter dan keterampilan remaja di Kabupaten Banjar.
PMR dipandang sebagai wadah pembinaan yang relevan bagi pelajar di daerah tersebut.