KOTABARU — Peninjauan tersebut dilakukan Bupati bersama Kepala Bapperida Erwin Simanjuntak dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika H. Hendra Indrayana. Pembangunan jalan ini diproyeksikan menjadi penopang utama percepatan infrastruktur daerah serta urat nadi mobilitas warga Pulau Laut.
Pembersihan lahan difokuskan pada pembukaan badan jalan sesuai rencana teknis. Bupati menyebut jalur ini sebagai kawasan penyeberangan yang selama ini diidam-idamkan masyarakat.
"Kita sudah melakukan pembersihan lahan dengan lebar jalan sekitar 30 meter dan panjang kurang lebih 2 kilometer. Ini adalah salah satu kawasan penyeberangan yang diidam-idamkan masyarakat, untuk mempermudah dan memperlancar penyeberangan di Kabupaten Kotabaru," jelas Bupati.
Setelah pembersihan tuntas, tahapan berikutnya adalah pengerasan badan jalan.
Bupati mengakui masih ada sejumlah hal yang harus diselesaikan sebelum konstruksi berlanjut. Dua di antaranya administrasi perizinan melalui Kementerian Kehutanan serta proses pembebasan lahan milik warga.
"Harapan kita semua, pekerjaan ini dapat segera diselesaikan dengan cepat," tegasnya.
Pelabuhan Sebelimbingan–Tarjun digadang menjadi penggerak perekonomian wilayah Pulau Laut. Akses jalan yang lebih lancar memangkas waktu tempuh penyeberangan sekaligus membuka arus barang dan orang antarwilayah.
Pemkab Kotabaru menegaskan proyek ini bagian dari pembangunan infrastruktur yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan. Progres pengerasan badan jalan akan bergantung pada rampungnya izin dan pembebasan lahan.