TECNO Bawa Konsep Smartphone Bezelless 0mm dan Laptop 360 Derajat ke IFA 2026

Penulis: Andi Pratama  •  Sabtu, 05 September 2026 | 03:37:31 WIB
Pengunjung mengamati ponsel konsep TECNO dengan desain bezelless 0mm di booth pameran IFA 2026 Berlin.

KALIMANTAN SELATAN — Pameran teknologi IFA di Berlin pekan ini menjadi panggung TECNO untuk menunjukkan ambisi besarnya. Pabrikan asal Tiongkok ini tidak hanya memajang produk komersial, tetapi juga membawa sejumlah perangkat konsep yang menyita perhatian pengunjung. Fokus utamanya ada pada desain layar tanpa bezel dan laptop fleksibel. Portofolio yang dipamerkan mencakup smartphone bezelless, laptop berengsel 360 derajat, hingga produk edisi terbatas kolaborasi dengan Tonino Lamborghini.

Konsep Bezelless 0mm: Ambisius, Masih Sekadar Pameran

Produk paling menyita perhatian di booth TECNO adalah Next-Gen Bezelless Concept Phone. Setelah memperkenalkan Modular Concept Phone di MWC 2026 awal tahun ini, TECNO kini mencoba menghilangkan batas hitam tipis di antara layar aktif dan bingkai perangkat. Perusahaan mengklaim konsep ini memiliki border layar 0mm berkat perubahan struktur internal dan rancangan kemasan panel.

Secara visual, desain ini membuat tampilan layar menyatu penuh dengan bodi. Namun, teknologi ini masih berada pada tahap konsep. Sebelum diproduksi massal, ada dua pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan TECNO: ketahanan struktur layar terhadap benturan dan tekanan, serta potensi biaya produksi yang bisa melambungkan harga jual. Ini bukan pertama kalinya pabrikan memamerkan teknologi semacam itu. Bukan tidak mungkin butuh waktu bertahun-tahun sebelum benar-benar hadir di perangkat komersial.

MEGABOOK T15 360 Pro: Laptop Fleksibel dengan Intel Core Ultra

Di lini laptop, TECNO membawa tiga anggota baru keluarga MEGABOOK. Produk tertingginya adalah MEGABOOK T15 360 Pro yang mengusung engsel 360 derajat dan layar sentuh 10-point. Laptop ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra dengan NPU untuk tugas AI, serta baterai berkapasitas 70Wh. Panel layarnya berukuran 15,6 inci dengan resolusi 2.5K dan refresh rate 120Hz—spesifikasi solid untuk laptop konvertibel di kelas menengah.

Dua laptop lain turut diperkenalkan: K15S WCL untuk komputasi sehari-hari dengan Wildcat Platform CPU, dan T17 Ultra. Untuk T17 Ultra, ini menjadi laptop 17 inci pertama TECNO yang memakai prosesor Intel Meteor Lake Ultra. Baterainya berkapasitas besar, 99,99Wh—angka yang sengaja mendekati batas maksimal regulasi penerbangan—didukung pengisian cepat GaN 100W. Kehadiran tiga laptop dengan segmen berbeda menandakan TECNO serius bersaing di pasar laptop. Tantangan terbesarnya tetap pada layanan purna jual dan ketersediaan unit di Indonesia.

Kolaborasi Tonino Lamborghini: Kesan Premium di Ponsel Gaming dan Tablet

TECNO juga memamerkan lini produk edisi terbatas hasil kolaborasi dengan Tonino Lamborghini. Salah satunya adalah POVA 8 PRO 5G Tonino Lamborghini Limited Edition yang dijadwalkan meluncur pada 4 September. Ada pula MEGAPAD 2 Tonino Lamborghini Limited Edition yang rencananya hadir pada kuartal keempat tahun ini. Kolaborasi ini juga mencakup TECNO TAURUS atau MEGA MINI G1 Pro, sebuah PC gaming berpendingin cairan dengan bodi logam dan pencahayaan RGB.

Di luar produk konsep dan edisi khusus, TECNO membawa jajaran perangkat lain untuk memperluas portofolio ekosistemnya. Termasuk CAMON Slim 5G, CAMON Slim, MEGAPAD SE 2, Watch 4, dan Buds 5.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Strategi TECNO di IFA 2026 menunjukkan ambisi membangun ekosistem perangkat yang lebih luas. Mereka tidak lagi hanya mengandalkan pasar smartphone entry-level. Namun, ada beberapa catatan penting. Pertama, teknologi paling menarik yang dipamerkan—smartphone bezelless—masih berstatus konsep dan belum ada kepastian kapan akan diproduksi massal.

Kedua, untuk laptop MEGABOOK, harga dan ketersediaan di pasar Indonesia belum diumumkan. Jika melihat strategi sebelumnya, TECNO biasanya masuk dengan harga agresif. Konsumen perlu mempertimbangkan ketersediaan suku cadang dan garansi resmi di dalam negeri.

Untuk produk edisi Tonino Lamborghini, ekspektasi harus dibatasi. Kolaborasi semacam ini biasanya hanya mengubah desain dan skin, bukan meningkatkan spesifikasi inti secara signifikan. Jadi, jika Anda tertarik membeli POVA 8 PRO 5G Limited Edition, nilai yang didapat lebih kepada unsur kolektibilitas dan estetika, bukan peningkatan performa dari versi regulernya.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: gizmologi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top