BPBD Kalsel Kerahkan 3 Helikopter Water Bombing dan 2 Pesawat Patroli Padamkan 1.651 Titik Karhutla

Penulis: Cahyo Wibowo  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:25:31 WIB
Helikopter water bombing diterjunkan untuk memadamkan titik api yang sulit dijangkau tim darat di Kalimantan Selatan.

BANJARBARU — Satgas udara karhutla Kalimantan Selatan telah beroperasi lebih dari satu bulan untuk mendukung tim darat memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Operasi ini melibatkan satu unit helikopter patroli dan satu pesawat patroli untuk memantau titik api dari udara, serta tiga unit helikopter water bombing untuk menjatuhkan air di lokasi yang sulit dijangkau.

Kasubbid Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kalsel, Ariansyah, menyatakan hasil pemantauan udara akan diteruskan ke kabupaten/kota masing-masing untuk ditindaklanjuti. "Satgas udara telah beroperasi lebih dari satu bulan bertugas mendukung satgas darat, terutama menangani titik api yang belum terjangkau melalui operasi darat," ujarnya setelah rapat evaluasi di Banjarbaru, Sabtu.

Luas Kebakaran Capai 6.905 Hektare

Data BPBD Kalsel mencatat total kejadian karhutla di provinsi ini mencapai 1.651 kali dengan luas lahan terbakar sekitar 6.905,67 hektare. Angka ini tersebar di sejumlah kabupaten/kota, dan sebagian besar titik api berada di area gambut yang sulit dipadamkan hanya dari darat.

Dalam operasi sebelumnya, masing-masing helikopter pengebom air telah melaksanakan dua sorti untuk menjangkau titik api. Beberapa lokasi berhasil dipadamkan, namun sejumlah area masih menyisakan asap tipis karena luasnya area yang terbakar.

Prioritas Pemadaman di Ring 1 Bandara Syamsudin Noor

Dukungan udara diprioritaskan untuk penanganan karhutla di Ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor. Kawasan ini menjadi perhatian utama karena asap kebakaran dapat mengganggu visibilitas penerbangan dan membahayakan operasional bandara.

Ariansyah menjelaskan bahwa beberapa titik api yang masih menyala membutuhkan kombinasi operasi udara dan bantuan tim darat di lokasi. "Beberapa titik yang padam, namun ada juga beberapa titik yang masih berasap tipis karena memang luas kebakaran cukup besar untuk dilaksanakan operasi water bombing," tuturnya.

Briefing Harian Terus Dilakukan

BPBD Kalsel memastikan briefing harian Satgas Udara Karhutla terus dilaksanakan sebagai bagian dari evaluasi operasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan koordinasi antara tim udara dan darat berjalan efektif dalam menangani titik api yang muncul.

Operasi udara ini melengkapi upaya pemadaman yang dilakukan tim darat di sejumlah lokasi. Dengan adanya patroli udara, titik api yang sebelumnya tidak terlihat dari permukaan tanah kini dapat terdeteksi lebih cepat, sehingga penanganan bisa dilakukan lebih awal sebelum api meluas.

Reporter: Cahyo Wibowo
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top