BANJARMASIN — Puluhan pelajar dan mahasiswa di Kota Banjarmasin menerima bantuan pendidikan dari hasil kolaborasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) setempat. Penyaluran bantuan berlangsung di Aula Sekber Khatib Dayyan, Kamis (20/8), dengan total dana mencapai Rp 60,2 juta.
Rinciannya, 10 mahasiswa S1 mendapatkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga lulus sarjana senilai Rp 29,5 juta. Mereka tersebar di tiga perguruan tinggi: 5 mahasiswa Uniska, 4 mahasiswa UIN Antasari, dan 1 mahasiswa Poliban.
Sementara itu, bantuan pendidikan untuk 35 anak tingkat SD, SMP, dan sederajat mencapai Rp 30,7 juta. Seluruh dana disalurkan melalui rekening Tabungan Simpanan Pelajar agar lebih praktis dan aman.
Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin, Riduan Masykur, menyebut bantuan ini merupakan bagian dari Program Banjarmasin Cerdas melalui komponen Baznas Cendikia. Pihaknya menargetkan 300 orang penerima manfaat sepanjang tahun ini.
"Tidak menutup kemungkinan jumlahnya bertambah, misalnya untuk anak-anak korban kebakaran," ungkap Riduan dalam sambutannya.
Ia mengimbau masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. "Semakin banyak dana yang masuk, semakin banyak kaum dhuafa yang bisa kita bantu," tambahnya.
Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Pembantu (KCP) Syariah Gatot Subroto, Farid, menegaskan sinergi dengan BAZNAS sudah berjalan lama. Menurutnya, kolaborasi ini memastikan dana dari UPZ Bank Kalsel tersalurkan secara tepat sasaran untuk kebutuhan pendidikan anak-anak.
"Melalui kolaborasi ini, penyaluran dana dari UPZ Bank Kalsel bisa terlaksana dengan baik dan tepat sasaran untuk keperluan pendidikan anak-anak kita," kata Farid.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang hadir dalam penyerahan simbolis, mengingatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah kota terhadap pendidikan.
"Gunakan ini untuk kebutuhan pendidikan, tingkatkan prestasi, dan yang paling penting, bangun karakter yang baik. Jadilah orang yang sukses dan membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta Kota Banjarmasin tercinta," pesan Ichrom.
Program ini menjadi salah satu upaya penanggulangan kemiskinan dan pembinaan sumber daya manusia di Banjarmasin, khususnya melalui jalur pendidikan.