KALIMANTAN SELATAN — Kepastian Amri/Nita melaju ke delapan besar didapat usai menang meyakinkan dengan skor 21-5 dan 21-18. Hasil ini menjadi modal berharga bagi sektor ganda campuran yang tengah membangun kembali dominasi di panggung dunia.
Pertandingan baru berjalan lima menit, Amri/Nita sudah menunjukkan niat mereka untuk menang cepat. Pasangan peringkat 14 dunia itu tampil agresif sejak pengambilan poin pertama, membuat Ye/Nicole tak berkutik dan hanya mampu mengumpulkan lima angka di gim pembuka.
Keunggulan telak 21-5 itu sempat berlanjut di awal gim kedua. Amri/Nita melejit dan unggul jauh saat jeda interval. Namun, keunggulan tersebut membuat mereka sedikit kehilangan fokus.
Ye/Nicole mencoba bangkit dan memberi perlawanan sengit. Beberapa kali pengembalian Amri yang terlalu pelan dimanfaatkan lawan untuk memangkas jarak. Meski sempat tertekan, Amri/Nita berhasil mengamankan gim kedua dengan skor 21-18 sekaligus menutup pertandingan dalam dua gim langsung.
Nasib berbeda dialami Jonatan Christie. Tunggal putra andalan Indonesia itu gagal melanjutkan langkahnya setelah menyerah di babak 16 besar. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuat Merah Putih yang menargetkan gelar juara di nomor tunggal putra.
Dengan hasil ini, Indonesia masih memiliki wakil di beberapa sektor yang akan bertanding di babak perempat final. Amri/Nita dijadwalkan kembali turun ke lapangan pada Jumat (21/8/2026) untuk memperebutkan tiket semifinal.
Kemenangan Amri/Nita menjadi angin segar di tengah gugurnya Jonatan. Performa mereka yang stabil sejak awal turnamen membuat peluang untuk melangkah lebih jauh terbuka lebar. Konsistensi pola serangan dan ketenangan saat menghadapi tekanan menjadi kunci keberhasilan mereka sejauh ini.
Lawan Amri/Nita di perempat final belum diketahui dan akan ditentukan setelah seluruh pertandingan babak 16 besar sektor ganda campuran rampung.