BANJARBARU — Ketua DPRD Kalimantan Selatan H Supian HK menilai inisiatif Polda Kalsel menggelar Shalat Istisqa sebagai bentuk nyata sinergi antara ulama, pemerintah, TNI, Polri, dan elemen masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Menurutnya, kekompakan lintas instansi ini penting tidak hanya untuk urusan keamanan, tetapi juga merespons persoalan lingkungan yang mengancam Banua.
“Shalat Istisqa atas inisiasi Polda Kalsel salah satu bentuk sinergi antara ulama, pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Supian HK seusai mengikuti kegiatan peribadahan tersebut, Kamis.
Supian HK menambahkan, kegiatan ini merupakan ikhtiar spiritual memohon kepada Allah SWT agar Banua dijauhkan dari bencana kekeringan dan kabut asap yang berpotensi terjadi. Ia mengajak seluruh warga Kalimantan Selatan untuk tidak hanya mengandalkan upaya lahiriah, tetapi juga memperbanyak doa.
“Shalat Istisqa adalah bentuk ikhtiar kita bersama. Selain ikhtiar lahir, kita juga memohon pertolongan kepada Allah agar Banua kita dijaga, diberikan hujan yang bermanfaat, dan terhindar dari bencana,” tegas politikus senior Partai Golkar itu.
Di sela dukungannya terhadap langkah aktif aparat dan pemerintah, Supian HK mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan sebagai ikhtiar lahiriah. Ia secara khusus menyoroti kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar yang kerap menjadi pemicu kabut asap lintas batas.
“DPRD Kalsel mendukung penuh langkah-langkah aktif yang dilakukan pemerintah dan aparat. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan terus berdoa untuk keselamatan Banua,” tegasnya.
Melalui doa bersama ini, Supian HK berharap Kalimantan Selatan segera mendapat curahan hujan yang membawa berkah. Ia meminta agar sektor pertanian masyarakat kembali subur dan aktivitas sehari-hari warga berjalan lancar tanpa gangguan asap.
“Mudah-mudahan Allah mengabulkan doa kita. Banua kita aman, masyarakatnya sejahtera, dan pembangunan terus berjalan,” pungkas Supian HK.
Shalat Istisqa tersebut diikuti langsung oleh jajaran Forkopimda Kalsel di Lapangan Satbrimob Polda setempat. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah preventif menghadapi potensi bencana asap yang kerap melanda wilayah Kalimantan Selatan pada musim kemarau.