Review AION V GIIAS 2025: SUV Listrik Rp 459 Juta yang Mengutamakan Ruang Kabin

Penulis: Eko Saputro  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 08:40:01 WIB
AION V tampil perdana di GIIAS 2025 dengan harga promo Rp459 juta.

KALIMANTAN SELATAN — GIIAS 2025 menjadi panggung bagi GAC Indonesia untuk memamerkan SUV listrik terbarunya, AION V. Alih-alih sekadar menambah fitur, pabrikan asal Tiongkok ini mengklaim pengembangan modelnya dimulai dari riset mendalam terhadap kebiasaan konsumen di berbagai negara. Product Director AION V, Sean Xiong, menegaskan bahwa filosofi "Human-Centered Design" menjadi fondasi utama, bukan sekadar jargon pemasaran.

"Bagi kami, mendengarkan adalah titik awal dari setiap desain yang hebat. Kami tidak memulai dengan bertanya fitur apa yang bisa ditambahkan tetapi bagaimana orang hidup, bepergian, dan apa yang benar-benar mereka butuhkan dari sebuah kendaraan," ujar Xiong di ICE BSD, Sabtu (1 Agustus 2025).

Desain T-REX: Kesan Kuat di Luar, Fokus pada Ergonomi di Dalam

Secara visual, AION V mengusung bahasa desain T-REX Design Language yang terinspirasi dari karakter Tyrannosaurus Rex. Hasil kolaborasi studio desain GAC di Los Angeles, Milan, dan Shanghai ini menghasilkan proporsi bodi yang gagah dan garis tegas, memberikan kesan kokoh yang jarang ditemukan di kelasnya. Namun, daya tarik utamanya justru terletak pada kabin yang mereka sebut Urban Zero-Pressure Suspension Cabin.

Kabinnya terasa sangat lega, bahkan untuk standar SUV listrik. Konfigurasi kursi yang fleksibel dan material premium menjadi nilai jual utama, dirancang untuk mendukung aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh. Sayangnya, kami belum bisa melakukan uji kenyamanan berkendara dalam waktu lama, jadi klaim "zero-pressure" ini masih perlu pembuktian lebih lanjut di jalan raya Indonesia.

Keamanan Baterai dan Struktur: Klaim yang Belum Teruji di Indonesia

GAC membekali AION V dengan struktur bodi berkekuatan tinggi dan sistem perlindungan baterai berlapis. Fitur keselamatan aktif dan pasif juga disebut-sebut lengkap. Ini adalah poin penting, mengingat keselamatan baterai menjadi perhatian utama konsumen mobil listrik di Indonesia. Namun, perlu dicatat bahwa lembaga uji tabrak seperti NCAP untuk pasar Asia Tenggara belum menguji model ini secara spesifik.

Kami menyarankan calon pembeli untuk menunggu hasil uji tabrak independen atau mengecek langsung fitur keselamatan yang tersedia di unit display. Klaim pabrikan soal struktur bodi kuat memang menjanjikan, tapi data empiris dari lembaga independen jauh lebih meyakinkan untuk keputusan puluhan juta rupiah.

Harga Khusus GIIAS 2025: Menantang Dominasi Ioniq 5

Untuk menarik minat pengunjung GIIAS, GAC Indonesia memberikan potongan harga signifikan. Varian Exclusive dibanderol Rp459 juta dari harga normal Rp499 juta, sementara varian Luxury turun menjadi Rp480 juta dari sebelumnya Rp560 juta. Diskon hingga Rp80 juta ini jelas bertujuan untuk memposisikan AION V sebagai opsi menarik di segmen SUV listrik premium.

Dengan harga tersebut, AION V bersaing langsung dengan Hyundai Ioniq 5 dan Chery Omoda E5. Meski demikian, kami belum menerima data spesifikasi teknis lengkap seperti kapasitas baterai (kWh), jarak tempuh (range), dan daya motor. Informasi ini krusial untuk perbandingan yang adil dengan kompetitornya yang sudah lebih dulu beredar di pasaran Indonesia.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

  • Jaringan purna jual: GAC masih relatif baru di Indonesia. Pastikan ketersediaan suku cadang dan layanan servis di kotamu sebelum memutuskan membeli.
  • Data teknis belum lengkap: Spesifikasi seperti kapasitas baterai, konsumsi energi, dan waktu charging belum diumumkan resmi untuk pasar Indonesia. Ini hal mendasar yang wajib kamu tanyakan ke dealer.
  • Harga promo: Harga khusus Rp459 juta hanya berlaku selama GIIAS 2025. Konfirmasi apakah harga tersebut termasuk biaya pengiriman dan pajak (OTR) atau belum.

AION V jelas menunjukkan ambisi GAC untuk serius di pasar Indonesia. Pendekatan desain yang berpusat pada pengguna adalah langkah yang tepat, terbukti dari kabin yang sangat lapang. Namun, keputusan untuk membeli sebaiknya menunggu data teknis lengkap dan hasil uji berkendara yang lebih mendalam. Untuk saat ini, AION V adalah kandidat kuat, tapi bukan pemenang mutlak di kelasnya.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: amp.suara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top