Bosan Bawa Dua Ponsel? Fitur Multi-Akun WhatsApp Kini Bisa Pisahkan Urusan Kerja dan Pribadi dalam Satu Genggaman

Penulis: Eko Saputro  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 22:57:16 WIB
WhatsApp resmi meluncurkan fitur multi-akun untuk memisahkan urusan kerja dan pribadi dalam satu aplikasi.

KALIMANTAN SELATAN — Fitur multi-akun yang dirilis secara resmi oleh WhatsApp menghilangkan risiko keamanan yang mengintai pengguna aplikasi modifikasi seperti GBWhatsApp. Prosedurnya cukup sederhana: pengguna cukup masuk ke menu Pengaturan, klik tanda panah kecil di samping nama profil, lalu pilih opsi "Tambah Akun".

Nomor telepon kedua yang dimasukkan harus aktif untuk menerima kode verifikasi melalui SMS. Setelah terverifikasi, setiap akun dapat diatur secara independen, mulai dari foto profil, status, hingga pengaturan notifikasi.

"Keuntungan utama dari metode ini adalah integritas data yang terjamin," tulis tim pengembang dalam panduan resmi. Notifikasi dari kedua akun tetap masuk secara mandiri, sehingga pengguna tidak akan melewatkan pesan penting dari rekan kerja maupun keluarga meskipun sedang menggunakan salah satu akun saja.

Risiko Besar di Balik Godaan Aplikasi Ilegal

Banyak pengguna tergiur menggunakan aplikasi modifikasi seperti GBWhatsApp atau WhatsApp Plus demi fitur tambahan. Namun, riset keamanan siber secara konsisten memperingatkan bahaya laten di balik aplikasi tidak resmi tersebut.

Penggunaan aplikasi pihak ketiga sering kali membuka celah pencurian data pribadi, penyadapan pesan, hingga risiko pemblokiran akun secara permanen oleh pihak Meta. Sebaliknya, fitur bawaan WhatsApp menjamin privasi terlindungi oleh enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end encryption), memastikan tidak ada pihak ketiga yang bisa membaca isi percakapan.

Efisiensi vs Konsumsi Baterai: Dua Sisi Fitur Multi-Akun

Dari sisi efisiensi, fitur ini jelas menguntungkan. Pengguna tidak perlu lagi membeli atau membawa dua ponsel berbeda, menghemat biaya dan ruang di saku atau tas. Pemisahan identitas juga membantu menjaga profesionalisme, dengan foto profil dan status yang berbeda untuk urusan kerja dan keluarga.

Namun, menjalankan dua akun secara aktif memiliki konsekuensi teknis. Aplikasi akan melakukan sinkronisasi data dua kali lipat lebih sering, yang berdampak langsung pada konsumsi baterai dan memori ponsel. Risiko kecil lainnya adalah salah kirim pesan jika pengguna tidak teliti melihat indikator akun yang sedang aktif.

Bagi pengguna yang kerap berpindah akun, transisi antar akun hanya membutuhkan satu atau dua ketukan saja, tanpa perlu proses keluar (logout) dan masuk (login) yang memakan waktu. Fitur ini menjadi solusi praktis di era di mana satu nomor telepon tak lagi cukup untuk mengelola seluruh urusan digital.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: mawar#4188 This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top