Pria di Banjar Bacok Ayah dan 2 Orang Pakai Parang, Satu Korban Tewas Kehabisan Darah

Penulis: Andi Pratama  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 13:25:01 WIB
Pelaku penganiayaan dengan parang di Banjar berhasil ditangkap polisi di lokasi kejadian.

BANJAR — Peristiwa tragis itu terjadi di tengah permukiman padat penduduk dan sempat memicu kepanikan warga. Pelaku menggunakan sebilah parang untuk menyerang korbannya secara membabi buta.

Korban pertama yang diserang adalah ayah kandung pelaku, M. L mendatangi korban dari arah belakang lalu menyabetkan parang ke bagian belakang kepala. Korban menderita luka bacok serius.

Dua Korban Lain Diserang Beruntun

Usai melukai ayahnya, L beralih mengejar korban S. Pelaku membacok tubuh S secara brutal hingga menderita luka robek parah di bahu, kepala, dan tangan. Korban S mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura akibat kehabisan banyak darah.

Belum puas, pelaku kemudian merangsek masuk ke dalam sebuah rumah dan menebas korban ketiga, seorang perempuan berinisial Hj N. Korban menderita luka sabetan di leher dan tangan kiri.

Pelaku Gagal Kabur, Langsung Dibekuk Polisi

Usai menumpahkan darah ketiga korbannya, L sempat berusaha melarikan diri dari kepungan massa. Namun, aparat kepolisian yang menerima laporan darurat langsung tiba di lokasi kejadian perkara (TKP) dan meringkus pelaku.

Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Rifandy Purnayangkara Putra, mengatakan pelaku sudah ditangkap dan ditahan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Benar ada insiden penganiayaan berat tersebut. Saat ini pelaku sudah berhasil kami amankan di Mapolres Banjar untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," kata AKP Rifandy Purnayangkara Putra, Rabu (20/5/2026).

Motif Masih Didalami

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami motif pelaku mengamuk tanpa alasan yang jelas. Pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolres Banjar untuk proses hukum lebih lanjut.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: kalsel.inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top