Pencarian

Maisie Williams Kejar Bom di Royal Albert Hall di Film Ignition

Sabtu, 12 September 2026 • 19:21:01 WIB
Maisie Williams Kejar Bom di Royal Albert Hall di Film Ignition
Maisie Williams berperan sebagai perempuan yang terjebak dalam ancaman bom di London dalam film Ignition.

KALIMANTAN SELATAN — Ignition masih dalam tahap pascaproduksi. Williams, yang kini juga tampil di Practical Magic 2, memerankan perempuan yang perjalanannya ke London berubah kacau setelah penelepon anonim memberi tahu ada bom di mobilnya.

Premis: Terjebak Bom di Tengah Jalan London

Terputus dari bantuan luar, karakter Williams dipaksa mengikuti instruksi teroris. Setiap gerakannya diawasi, tanpa pilihan selain mengantar bom itu ke targetnya: Royal Albert Hall.

Dia harus memakai seluruh akalnya untuk bertahan hidup sambil mengungkap alasan dirinya terjerat dalam rencana teror rumit tersebut. Film ini disutradarai James Erskine, sineas nominasi Emmy yang sebelumnya menggarap Copa 71, Billie, dan Sachin: A Billion Dreams.

Ignition turut dibintangi Rory Kinnear, nominasi BAFTA lewat No Time to Die dan The Diplomat, serta Lovi Poe yang dikenal lewat Bad Man dan Seasons.

Digarap di Lokasi Nyata dan Jalan Hidup

Produksi Ignition dilakukan di lokasi nyata dan di jalan yang masih aktif, memakai sistem multi-kamera yang dioperasikan jarak jauh. Pendekatan ini memberi film tersebut sensasi langsung yang jarang ditemui di thriller ruang terbatas.

Film ini diproduseri Victoria Gregory (Maiden, Man on Wire), Erskine, Sean Sorensen (Black and Blue, Worth), Adriel Thomas, Jason Maza (Twist, 10x10), dan Mark Stewart (Heist, Escape Plan).

Sejumlah eksekutif produser ikut terlibat, termasuk Williams sendiri, Michael Safai, Montgomery Blencowe, Jon Levin, Randy Jones Toll, Steven J. Toll, Ian Sharp, dan Pat Wintersgill. Rumah produksi yang menaungi antara lain New Black Films lewat label New Bright Films, Playhouse Pictures, Sharp House, serta sejumlah mitra produksi lain.

Saban dan WestEnd Bicara Soal Potensi Komersial

Bill Bromiley, vice chairman Saban Films, menyebut performa Williams sebagai daya tarik utama film ini.

"Maisie's performance leaves you on edge, brilliantly bringing to life James Erskine's terrific script," ujar Bromiley. "We are proud to be a part of it, and to be working with Maya and the team at WestEnd."

Maya Amsellem, managing director WestEnd Films, menegaskan pihaknya senang Saban langsung memahami visi sang sutradara.

"We're delighted to have Saban on board for 'Ignition.' They immediately understood James's bold vision and the film's strong commercial potential. It's a gripping thriller with a fantastic lead performance from Maisie, and we're excited for North American audiences to experience it," kata Amsellem.

Pasar Internasional Sudah Dikuasai Lebih Dulu

Sebelum masuk Amerika Utara, Ignition sudah lebih dulu terjual ke sejumlah wilayah. Signature Entertainment memegang hak distribusi untuk Inggris, Twelve Oaks untuk Spanyol, NOS untuk Portugal, dan Falcon Films untuk Timur Tengah.

Arna Media mengambil wilayah CIS dan Baltik, sementara Forum Film memegang Eropa Timur dan Israel. WestEnd sendiri mengakuisisi film ini lewat label WeLove, yang fokus mendorong cerita dan talenta perempuan.

WestEnd akan melanjutkan penjualan internasional Ignition di pasar film TIFF. Kesepakatan distribusi Amerika Utara dinegosiasikan Amsellem mewakili para pembuat film, dan Bromiley dari sisi Saban Films.

Bagi pasar Indonesia, akuisisi ini menandakan thriller berbiaya menengah dengan bintang serial global masih jadi komoditas yang diperebutkan distributor. Ignition menyusul jejak sejumlah judul serupa yang lebih dulu mengunci rilis Amerika Utara sebelum ekspansi ke Asia Tenggara.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: variety.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks