Pencarian

500 Anak Ikut Baayun Maulid di Masjid Sultan Suriansyah, Pemkot Banjarmasin Siapkan Perbaikan Toilet dan Tempat Wudhu

Senin, 07 September 2026 • 10:01:01 WIB
500 Anak Ikut Baayun Maulid di Masjid Sultan Suriansyah, Pemkot Banjarmasin Siapkan Perbaikan Toilet dan Tempat Wudhu
Ratusan anak mengikuti prosesi Baayun Maulid di Masjid Sultan Suriansyah, Banjarmasin, Minggu (06/09/2026).

BANJARMASIN — Ribuan warga memadati kawasan Masjid Sultan Suriansyah untuk menyaksikan prosesi Baayun Maulid yang digelar Minggu (06/09/2026). Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda, membuka langsung kegiatan yang mengusung semangat menyambut lima abad kota seribu sungai ini.

Sebanyak 500 peserta tahun ini bukan angka kebetulan. Kepala Disbudporapar Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, menjelaskan jumlah tersebut sengaja diselaraskan dengan usia kota yang tengah bersiap memperingati hari jadinya yang ke-500.

Makna Dibalik 500 Peserta dan Target Jadi Agenda Nasional

"Untuk Baayun Maulid tahun ini diikuti oleh 500 peserta. Kebetulan juga di ulang tahun Kota Banjarmasin di bulan September, dan 500 itu bagian daripada 500 tahun Kota Banjarmasin," terang Ibnu Sabil.

Wakil Wali Kota Ananda menilai momen tahun ini menjadi istimewa. Ia menyebut perayaan bertepatan dengan bulan peringatan setengah milenium Banjarmasin, sekaligus menegaskan posisi Masjid Sultan Suriansyah sebagai ikon sejarah penyebaran Islam di Kalimantan.

"Alhamdulillah hari ini perayaan Baayun Maulid bertepatan di bulan kita akan memperingati 500 tahun Kota Banjarmasin. Harapannya ke depan Masjid Sultan Suriansyah ini menjadi ikon, bukan hanya ikon Banjarmasin, tetapi ikon Kalimantan Selatan, Kalimantan bahkan Indonesia," ucapnya.

Peserta Gratis, Pemkot Siapkan Anggaran Perbaikan Fasilitas Masjid

Seluruh peserta yang merupakan warga Kota Banjarmasin tidak dipungut biaya sepeser pun. Kuota tersebut ditentukan melalui koordinasi panitia dengan pihak kecamatan dan unsur terkait lainnya.

Di tengah antusiasme warga, Ananda menyoroti keterbatasan sarana pendukung di kawasan masjid. Pemkot Banjarmasin berkomitmen menganggarkan peningkatan fasilitas publik, menyusul tingginya jumlah pengunjung saat acara budaya berlangsung.

"Sudah kita sampaikan, insyaallah akan dianggarkan, paling lambat tahun depan insyaallah penambahan tempat wudu, WC dan kamar mandi," jelasnya.

Mengapa Kuota Tahun Ini Terbatas?

Pihak panitia menyampaikan permohonan maaf karena belum mampu menampung lebih banyak peserta. Keterbatasan luas lokasi menjadi pertimbangan utama dalam menentukan jumlah slot tahun ini.

"Kami mengucapkan pertama terima kasih dan mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kota Banjarmasin. Kami tidak bisa di tahun ini memfloating sesuai dengan kehendak karena keterbatasan tempat," pungkas Ibnu Sabil.

Ia menambahkan, evaluasi akan dilakukan agar tahun depan kuota dapat diperbanyak dan lebih proporsional bagi warga yang berminat. Disbudporapar juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mengingat kawasan Masjid Sultan Suriansyah berada dalam kewenangan provinsi.

Langkah itu diambil untuk membuka peluang Baayun Maulid masuk dalam kalender event pariwisata daerah hingga tingkat nasional. Tradisi turun-temurun ini dinilai memiliki nilai budaya dan sejarah kuat sebagai ekspresi kebahagiaan masyarakat Banjar atas masuknya Islam di Kalimantan.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infobanua.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks