KALIMANTAN SELATAN — Arema FC kembali memperkuat lini serang mereka jelang kompetisi Super League 2026/2027. Melalui skema peminjaman dari Persija Jakarta, Mauro Zijlstra resmi mendarat di Kandang Singo Edan dan langsung ditegaskan siap bersaing ketat di posisi penyerang.
Alasan Krusial di Balik Keputusan Tinggalkan Macan Kemayoran
Menit bermain menjadi barang mahal bagi Zijlstra selama berseragam Persija Jakarta. Riwayat cedera hamstring yang membekapnya cukup lama membuat sang pemain kesulitan menembus skuad utama, bahkan memaksanya absen pada pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026.
Kondisi itu pula yang mendorongnya untuk berani pindah. Meski ada beberapa klub kasta tertinggi lain yang meminati, Zijlstra mengaku tidak ragu memilih Malang sebagai pelabuhan berikutnya.
“Ini keputusan yang tepat untuk pergi ke Arema FC, karena masih berada di kasta tertinggi. Saya tahu ada banyak pemain bagus di sini dan saya bisa bermain lebih banyak daripada di Persija,” ungkapnya, Kamis (27/8/2026).
Adaptasi dengan Cuaca Malang dan Persaingan Internal
Perbedaan cuaca dingin di Kota Malang dengan Jakarta tidak dianggapnya sebagai kendala. Sebaliknya, suasana baru dan sambutan rekan setim justru memberinya suntikan motivasi untuk segera menunjukkan kapasitas sebagai mesin gol andalan.
Persaingan memperebutkan tempat utama di lini depan Singo Edan pun tidak membuatnya gentar. Ia menilai kompetisi internal ini sebagai tantangan sehat untuk membuktikan kualitas diri di lapangan.
“Saya harus beradaptasi dengan para pemain dan kehidupan di sini. Semua akan baik-baik saja,” pungkas Zijlstra.
Target Bertahap Sebelum Liga Bergulir
Zijlstra memastikan kondisi fisiknya telah pulih total. Meski begitu, ia sadar bahwa proses pemulihan pasca cedera membutuhkan tahapan yang terukur, tidak bisa langsung memaksakan diri bermain penuh 90 menit.
“Kondisi saya terasa 100 persen dan siap bertanding. Saya tidak akan langsung main 90 menit penuh, tapi bertahap membangun kondisi fisik,” kata pemain jebolan FC Volendam itu optimistis.
Laga uji coba pemanasan menjadi panggung pertama bagi Zijlstra untuk menambah jam terbangnya. Manajemen Persija Jakarta sendiri menyambut baik kepindahan ini dengan harapan sang striker bisa kembali tajam dan percaya diri selama masa peminjamannya di Malang.