PARINGIN — Tim Penggerak PKK Kabupaten Balangan memastikan diri sebagai yang terbaik di Kalimantan Selatan dalam ajang lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Prestasi ini tidak datang instan, melainkan buah dari seleksi ketat di tingkat kabupaten yang melibatkan delapan kecamatan sebelum akhirnya Kecamatan Awayan terpilih sebagai wakil dan berhasil menyabet gelar juara pertama di tingkat provinsi.
Keberhasilan ini sontak menuai apresiasi dari Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Sri Huriyati Hadi. Ia mengaku bersyukur karena target untuk meraih hasil terbaik dalam dua lomba yang digelar bersamaan oleh TP PKK Provinsi, yakni lomba B2SA dan Mars PKK, akhirnya tercapai.
“Alhamdulillah hari ini ada dua lomba yang diselenggarakan TP PKK Provinsi, yaitu Lomba B2SA dan Mars PKK. Persiapan yang dilakukan luar biasa karena kami menargetkan hasil terbaik. Alhamdulillah hasilnya sesuai dengan yang diharapkan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Kekayaan Pangan Lokal Menjadi Kunci Kemenangan
Menu yang dipertandingkan bukan sekadar soal rasa, melainkan bagaimana bahan pangan lokal bisa disulap menjadi hidangan bergizi dengan tampilan menggugah selera. JF Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Balangan, Aisyah, menjelaskan bahwa tim sengaja mengangkat potensi daerah.
“Alhamdulillah Balangan mendapatkan juara pertama. Sebelumnya kami mengadakan lomba menu B2SA tingkat kabupaten yang diikuti delapan kecamatan. Perwakilan yang mengikuti lomba tingkat provinsi merupakan juara pertama dari lomba tingkat kabupaten yang telah dilaksanakan sebelumnya,” katanya.
Ia menambahkan, seluruh bahan baku seperti labu, ubi, dan pisang diolah dengan memperhatikan aspek warna, tekstur, hingga kandungan gizi. Hal ini sejalan dengan tujuan lomba yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel bersama TP PKK Provinsi untuk mendorong masyarakat membiasakan pola konsumsi pangan yang beragam dan aman.
Perjuangan Tiga Tahun Akhirnya Membuahkan Hasil
Di balik kesuksesan ini, ada cerita perjuangan panjang dari TP PKK Desa Putat Basiun. Ketua TP PKK Desa Putat Basiun, Jasemiasih, mengaku bangga karena setelah tiga kali mencoba di tingkat provinsi, akhirnya tahun ini mereka berhasil menjadi yang terbaik.
“Kami dari TP PKK Awayan, Alhamdulillah bisa meraih juara satu dengan perjuangan tanpa lelah. Setelah tiga kali berturut-turut belum berhasil di tingkat provinsi, Alhamdulillah tahun ini kami bisa menjadi juara pertama. Ke depan kami akan terus memperbaiki menu-menu yang akan dilombakan,” ujarnya.
Meski sudah di puncak, Sri Huriyati mengingatkan seluruh tim untuk tidak cepat berpuas diri. Semangat berlatih dan berinovasi harus terus dipertahankan, terutama untuk menghadapi kompetisi berikutnya sekaligus mewujudkan target Balangan meraih predikat juara umum. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi Balangan sebagai daerah yang serius mengembangkan ketahanan pangan berbasis potensi lokal.