BANJARMASIN — Antusiasme warga Kalimantan Selatan menyambut partai puncak Piala Dunia 2026 tidak terbendung. Sekitar 3.000 orang memadati kawasan Tugu Nol Kilometer, tepatnya di Amphi Theater, untuk menyaksikan laga Spanyol versus Argentina melalui layar lebar.
Gubernur Kalsel H. Muhidin hadir langsung di tengah kerumunan, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, serta kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov Kalsel. Suasana berlangsung meriah sejak pertandingan dimulai hingga usai.
Momen Pererat Silaturahmi Lewat Sepak Bola
Di sela acara, Gubernur H. Muhidin mengatakan nobar ini bukan sekadar tontonan. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Hari ini kita menyaksikan bersama final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina. Kita berkumpul di Kilometer Nol bersama TNI, Polri, jajaran Pemprov Kalsel, dan tentunya masyarakat,” ujarnya.
Menurut Muhidin, pelaksanaan nobar tersebut merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat. Ia merujuk pada instruksi Menteri Dalam Negeri, Menteri Pertahanan, dan Kapolri agar setiap daerah menggelar nonton bareng secara aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
“Karena itu, kita laksanakan di Kilometer Nol dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Dispora: Sinergi SKPD dan Bank Kalsel Sukseskan Acara
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Pebriadin Hafiz, mengapresiasi tingginya antusiasme warga yang hadir. Ia memperkirakan jumlah pengunjung mencapai 3.000 orang, memadati area Tugu Nol Kilometer.
Pebriadin menegaskan suksesnya acara tidak lepas dari sinergi seluruh perangkat daerah. “Alhamdulillah, ini merupakan hasil sinergi seluruh SKPD yang berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing. Kami juga mendapat dukungan dari Bank Kalsel yang menyediakan berbagai doorprize bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi khusus kepada Gubernur H. Muhidin yang menginisiasi kegiatan ini. “Antusiasme masyarakat yang mencapai sekitar 3.000 orang menjadi bukti bahwa kerja keras seluruh panitia membuahkan hasil,” kata Pebriadin.
Nobar Bukan Sekadar Hiburan, tapi Perekat Kebersamaan
Pebriadin menambahkan, nonton bareng final Piala Dunia 2026 memiliki dimensi lebih luas dari sekadar hiburan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
“Pemprov hadir bersama masyarakat dari berbagai kalangan. Melalui kegiatan ini kita menikmati hiburan bersama, menjunjung sportivitas, dan memperkuat kekompakan masyarakat Kalimantan Selatan,” pungkasnya.
Pantauan di lokasi, warga tampak antusias menyaksikan setiap gol dan peluang yang tercipta. Teriakan dan tepuk tangan pecah setiap kali kedua tim memperagakan aksi menarik di lapangan. Nobar berlangsung kondusif hingga pertandingan usai dini hari.