BANJARBARU — Warga Perumahan Puri Peramuan Indah mulai merasakan dampak langsung karhutla yang melanda kawasan Peramuan, Kecamatan Liang Anggang. Selain sesak napas, abu sisa kebakaran terbawa angin hingga masuk ke area permukiman.
Salah seorang warga, Mirza, mengaku pertama kali mencium bau terbakar sekitar pukul 14.00 Wita. Beberapa jam kemudian, kobaran api terlihat semakin mendekati lahan di belakang rumahnya.
“Saat ini yang dirasakan baru sesak napas, kalau batuk belum. Ada serpihan abu yang terbawa angin sampai ke sekitar rumah,” ujarnya, Selasa (14/1/2026).
Luas Lahan Terbakar Capai 20 Hektare
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarbaru, Harun Arrasyid, menyebut pihaknya menerima tiga laporan karhutla pada hari yang sama. Titik terluas berada di Peramuan, dengan luas terdampak mencapai 20 hektare.
“Dari pukul 11.00 Wita sampai sekarang kobaran api masih dalam proses pemadaman,” kata Harun.
Angka tersebut masih bersifat sementara. BPBD akan memastikan luas pasti lahan terbakar melalui kaji cepat menggunakan foto udara.
Petugas Fokus Cegah Api Mendekati Permukiman
Hingga Selasa petang, petugas gabungan masih berupaya memadamkan api agar tidak meluas ke kawasan padat penduduk. Prioritas penanganan diarahkan untuk mencegah dampak yang lebih besar terhadap keselamatan warga dan lingkungan sekitar.
Mirza menambahkan, kepulan asap kini menyelimuti lingkungan tempat tinggalnya dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Warga berharap api segera padam sebelum kondisi semakin parah.