KALIMANTAN SELATAN — Stasiun televisi Inggris, ITV, telah mengumumkan jajaran presenter, komentator, dan pandit untuk laga Swiss vs Kolombia yang kick-off pukul 21.00 BST atau pukul 03.00 WIB. Laura Woods, presenter berpengalaman yang familiar bagi penggemar Premier League dan Liga Champions, akan memandu program langsung dari studio dengan latar skyline Manhattan yang megah.
Latar Belakang Manhattan dan Tiga Pandit Spesialis
Woods tidak sendirian. Di studio, ia akan ditemani tiga pandit: Duncan Ferguson, Karen Carney, dan Jobi McAnuff. Ferguson dan McAnuff mungkin tidak memiliki pengalaman bermain di Piala Dunia putra, tapi Carney adalah legenda hidup sepak bola wanita Inggris. Ia tampil di empat edisi Piala Dunia bersama Lionesses dan mencatatkan 15 penampilan di turnamen tersebut.
ITV disebut telah melakukan riset mendalam untuk laga ini. Analisis diprediksi akan menyoroti Johan Manzambi yang dikaitkan dengan Newcastle United, serta peran Luis Diaz—eks pemain Liverpool—sebagai kunci permainan Kolombia.
Swiss Incar Perempat Final Perdana dalam 70 Tahun
Bagi Swiss, laga ini adalah momentum bersejarah. Mereka pernah mencapai perempat final tiga kali dalam empat penampilan perdana di Piala Dunia, namun sejak itu hanya mentok di babak 16 besar. Jika menang, ini akan menjadi pertama kalinya dalam lebih dari 70 tahun mereka menembus delapan besar.
Kolombia, di sisi lain, memiliki rekor terbaik sebagai perempat finalis pada edisi 2014. Meski tak diunggulkan sebagai laga glamor, kedua tim sama-sama kompeten, terlatih dengan baik, dan sulit dipisahkan.
Jadwal, Lawan Berikutnya, dan Taruhan Besar
Pemenang laga ini akan berhadapan dengan pemenang duel Argentina vs Egypt. Pertandingan perempat final tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 02.00 BST, Minggu (12/7) dini hari WIB. Artinya, siapa pun yang lolos harus siap tempur dalam waktu istirahat yang singkat.
Dengan komposisi studio yang solid dan analisis yang terarah, ITV memastikan penonton tidak kehilangan detail penting dari laga penentuan ini. Semua mata kini tertuju pada performa Swiss yang berusaha memutus kutukan babak 16 besar, atau Kolombia yang ingin mengulang kejayaan 2014.