BANJARBARU — Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan memastikan peluncuran sejumlah inovasi transportasi publik bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel. Kepala Dishub Kalsel, M. Fitri Hernadi, mengatakan beberapa layanan baru akan diresmikan langsung oleh Gubernur Kalsel secara sederhana tanpa seremonial besar.
“Salah satunya shuttle bus perkantoran yang merupakan bagian dari upaya mendukung visi dan janji Gubernur Kalimantan Selatan untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin mudah diakses masyarakat,” ujar Fitri di Banjarbaru, Selasa (7/7/2026).
Shuttle Bus Gratis untuk ASN dan Warga di Pusat Pemerintahan
Layanan shuttle bus perkantoran akan beroperasi di kawasan pusat pemerintahan. Moda ini dirancang untuk memudahkan mobilitas aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat yang memiliki aktivitas di kawasan tersebut. Pada tahap awal peluncuran, shuttle bus ini digratiskan tanpa dipungut biaya.
Selain itu, Dishub Kalsel juga membuka koridor baru yang melintasi jalur paralel Jalan Gubernur Syarkawi menuju kawasan perkantoran. Penambahan rute ini diharapkan memperluas jangkauan angkutan umum dan menjadi alternatif perjalanan bagi warga yang menuju pusat pemerintahan.
Bus Listrik Besar Beroperasi di Jam Sibuk, Target Kurangi Penumpukan
Untuk mengatasi kepadatan calon penumpang di halte yang kerap tidak terangkut, Pemprov Kalsel akan mengoperasikan bus listrik berkapasitas besar (big bus electric). Bus ramah lingkungan ini melayani rute dari Rumah Sakit Mulin menuju Simpang Empat.
“Operasionalnya akan difokuskan pada jam sibuk, yakni pukul 07.00–09.00 Wita dan 16.00–18.00 Wita, sehingga pelayanan menjadi lebih optimal dan penumpukan penumpang dapat diminimalkan,” jelas Fitri.
Dishub Kalsel juga menghadirkan layanan Shuttle Perkotaan Kalimantan Selatan yang akan beroperasi secara berkelanjutan sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi publik di Banua.
Harapan Pemprov: Warga Beralih ke Transportasi Umum
Melalui berbagai inovasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap masyarakat semakin tertarik menggunakan transportasi umum yang nyaman, modern, dan ramah lingkungan. Langkah ini sekaligus mendukung kelancaran mobilitas dan mengurangi kemacetan di kawasan perkotaan.
Fitri menambahkan, seluruh rangkaian peluncuran layanan akan menjadi bagian dari acara Hari Jadi Provinsi tanpa acara khusus atau seremonial besar. “Cukup dilakukan secara sederhana,” pungkasnya.