TAPIN — Hj Faridah, Ketua TP PKK Kabupaten Tapin, menekankan bahwa peran kader PKK tidak sekadar menjalankan program, melainkan menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat. Hal itu disampaikannya saat membuka Bimtek dan pelatihan Kader TP PKK desa se-Kecamatan Tapin Selatan, Kamis (25/6/2026).
Kader sebagai Ujung Tombak Pemberdayaan Warga
Dalam sambutannya, Hj Faridah mengingatkan bahwa kader PKK memiliki tanggung jawab besar dalam mentransformasi pengetahuan dan keterampilan kepada warga. Ia menyebut, keberhasilan program pemberdayaan sangat bergantung pada kesiapan dan kompetensi para kader di lapangan.
"Kader PKK adalah ujung tombak. Mereka yang langsung bersentuhan dengan ibu-ibu di posyandu, di dasawisma, dan di kegiatan warga lainnya," ujar Hj Faridah di hadapan puluhan peserta bimtek.
Bimtek Bekali Kader dengan Keterampilan Baru
Pelatihan ini dirancang untuk membekali para kader dengan pengetahuan teknis dan manajerial. Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan administrasi kelompok, teknik komunikasi efektif, hingga strategi menggerakkan partisipasi warga dalam program-program PKK.
Hj Faridah berharap, melalui bimtek ini, para kader mampu mengidentifikasi potensi desa masing-masing serta merancang program yang tepat sasaran. "Jangan hanya jadi pelaksana, tapi jadilah inovator di desa," pesannya.
Apa Langkah Selanjutnya bagi Kader Tapin Selatan?
Setelah mengikuti bimtek, para kader diharapkan segera mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di desa masing-masing. Mereka diminta untuk mulai memetakan kebutuhan warga dan menyusun rencana kerja yang lebih terstruktur. Pendampingan dari TP PKK Kabupaten Tapin akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan program berjalan sesuai target.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Tapin memperkuat kelembagaan PKK di tingkat kecamatan dan desa. Dengan kader yang lebih terampil, program-program pemberdayaan diharapkan bisa berjalan lebih efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.