Pencarian

Piala Dunia U-20: Arda Guler Paling Rajin Tembak, Vinicius Junior Nihil Dribel Sukses

Kamis, 18 Juni 2026 • 21:58:02 WIB
Piala Dunia U-20: Arda Guler Paling Rajin Tembak, Vinicius Junior Nihil Dribel Sukses
Arda Guler tercatat sebagai pemain dengan tembakan terbanyak di babak penyisihan Piala Dunia U-20.

KALIMANTAN SELATAN — Turnamen di Argentina ini memang belum memasuki fase gugur, tapi data dari babak penyisihan grup sudah cukup untuk mengidentifikasi pemain-pemain paling menonjol. BBC Sport merilis catatan statistik yang mengungkap performa di luar sekadar hasil akhir pertandingan.

Arda Guler: 8 Tembakan, Ekspektasi Gol Cuma 0,26

Gelandang Real Madrid, Arda Guler, tercatat sebagai pemain dengan jumlah tembakan terbanyak di babak pertama: delapan kali. Namun, kualitas tembakannya dipertanyakan. Total ekspektasi gol (xG) dari seluruh percobaannya hanya 0,26—artinya, secara historis, butuh 31 percobaan untuk menghasilkan satu gol.

Dari enam pemain yang melepaskan enam tembakan atau lebih di laga perdana, hanya dua yang mencetak gol: Harry Kane (Inggris) dan Lionel Messi (Argentina). Kane kini menyamai rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di Piala Dunia (10 gol), sementara Messi menyamai Miroslav Klose dengan 16 gol sepanjang sejarah turnamen.

Son Heung-min Paling Boros, Dua Pemain 100 Persen Efisien

Kapten Korea Selatan, Son Heung-min, menjadi finisher terburuk berdasarkan xG. Dari enam peluang dengan total 1,0 xG, ia gagal mencetak satu gol pun—angka mengejutkan mengingat reputasinya sebagai penyelesai ulung di Premier League.

Di sisi lain, 24 pemain memiliki tingkat konversi tembakan 100 persen. Namun, hanya dua yang melakukannya dengan lebih dari satu percobaan: Yasin Ayari (Swedia) dan Elijah Just (Selandia Baru), yang masing-masing mencetak dua gol dari dua tembakan.

Pedri Kreator Terbaik, Diallo Raja Dribel

Gelandang Spanyol, Pedri, menjadi pemain paling kreatif dengan expected assists 1,23. Ia juga memenangkan penguasaan bola di sepertiga akhir lapangan sebanyak enam kali—dua kali lipat lebih banyak dari pemain lain.

Amad Diallo dari Pantai Gading menjadi dribel terbaik meski hanya tampil 34 menit sebagai pemain pengganti. Pemain Manchester United itu mencatat dribel terbanyak dengan tingkat keberhasilan tertinggi di antara 32 pemain yang melakukan minimal lima percobaan.

Kebalikannya, Vinicius Junior dari Brasil gagal melewati lawan dalam sembilan percobaan dribelnya saat melawan Maroko. Tidak ada pemain lain yang gagal dalam lebih dari empat percobaan dribel.

Penguasaan Udara Sempurna, Duel 50-50 Sengit

Jovo Lukic dari Bosnia-Herzegovina menjadi penguasa udara absolut. Ia memenangkan sembilan duel udara tanpa satu pun kalah—catatan sempurna di antara pemain yang berduel di udara lebih dari empat kali.

Untuk duel 50-50, Jiovany Ramos (Panama) dan Krepin Diatta (Senegal) menjadi yang terbaik. Dari 158 pemain yang terlibat dalam setidaknya 10 duel, keduanya keluar sebagai pemenang lebih sering, meski hasil akhir tim mereka belum tentu positif.

Bagikan
Sumber: bbc.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks