AMUNTAI — Penampilan Mayang Melani di panggung Balangan Islamic Festival 2026 menjadi salah satu momen yang menyedot perhatian pengunjung. Istri Bupati HSU itu tak hanya duduk di deretan tamu undangan, tetapi ikut serta dalam pertunjukan seni yang digelar di Kabupaten Balangan.
Mayang tampil bersama Sanggar Seni Teater RnD Bayang RieNdoe. Pertunjukan itu mengusung tema “Dari Satu Menjadi Dua yang Kuat”. Lewat panggung tersebut, ia ingin menunjukkan bahwa pelestarian seni dan budaya lokal bisa dimulai dari siapa saja, termasuk dari kalangan pejabat publik.
Dukungan Nyata untuk Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan Perempuan
“Ini salah satu wujud dukungan dan perhatian terhadap pelestarian seni budaya lokal sekaligus pemberdayaan perempuan melalui wadah-wadah kreatif,” kata Mayang dalam pernyataan yang diterima redaksi, baru-baru ini.
Ia menambahkan, berbagai kemampuan yang dimiliki perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan daerah. Kehadiran Mayang di festival ini juga diharapkan bisa mempererat hubungan antardaerah, khususnya antara Kabupaten HSU dan Kabupaten Balangan, melalui jalur seni dan budaya.
Sinergi Lintas Daerah Lewat Seni Pertunjukan
Penutupan Balangan Islamic Festival 2026 turut dihadiri Bupati Balangan H Abdul Hadi, Ketua TP PKK Balangan Hj Sri Huriyati Hadi, serta jajaran kepala SKPD dan Forkopimda Balangan. Acara itu juga diramaikan oleh masyarakat Balangan dan pengunjung dari luar kabupaten.
Lewat festival ini, Mayang berharap sinergi antara pemerintah, organisasi perempuan, pelaku seni, dan masyarakat dapat terus terjalin. Tujuannya, mewujudkan daerah yang maju, berbudaya, dan harmonis.
Penampilan Mayang menjadi bukti bahwa figur publik bisa menjadi motor penggerak kebudayaan, bukan sekadar hadir sebagai pejabat seremonial.