BANJARMASIN — Belasan remaja yang mayoritas masih di bawah umur diamankan aparat Kepolisian Resor Kota Banjarmasin setelah terlibat tawuran di Gang Hariti, Jalan Tembus Mantuil. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (5/6/2026) dini hari, namun penangkapan baru dilakukan keesokan harinya sekitar pukul 02.00 Wita oleh Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan bersama Tim Macan Resta.
Kasi Humas Polresta Banjarmasin, Ipda Adi Harry Sucahyo, membenarkan penangkapan tersebut. "Mereka diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan bersama Tim Macan Resta Banjarmasin pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 02.00 Wita," ujarnya dalam keterangan resmi.
Korban Alami Luka Robek di Perut
Dalam aksi bentrokan itu, seorang remaja berinisial TR (18) menjadi korban. Ia mengalami luka robek pada bagian perut dan harus mendapatkan penanganan medis. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi terkini korban maupun rumah sakit tempat ia dirawat.
Video Tawuran Viral di Media Sosial
Peristiwa tawuran antar dua kelompok remaja di kawasan Gang Hariti, RT 16 RW 02, Kelurahan Basirih Selatan itu terekam dalam video berdurasi pendek. Rekaman tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik sebelum akhirnya polisi bergerak.
Dalam video yang tersebar, terlihat dua kelompok saling serang menggunakan senjata tajam di tengah jalan permukiman. Warga sekitar disebut sempat berusaha melerai, namun aksi berlangsung singkat dan cepat.
Pembinaan bagi Remaja yang Diamankan
Seluruh remaja yang diamankan kini menjalani proses pembinaan lebih lanjut di Mapolresta Banjarmasin. Pihak kepolisian belum merinci jumlah pasti remaja yang ditangkap, namun memastikan mayoritas dari mereka masih berstatus anak di bawah umur.
Plh. Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul R.K. Siregar, melalui Ipda Adi Harry Sucahyo menegaskan bahwa langkah pembinaan menjadi prioritas. "Mereka masih anak-anak, jadi pendekatannya lebih ke pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya," katanya.
Kawasan Mantuil Rawan Tawuran?
Jalan Tembus Mantuil, khususnya Gang Hariti, bukan kali pertama menjadi lokasi tawuran remaja. Kawasan permukiman padat di pinggiran Banjarmasin Selatan ini kerap dijadikan arena bentrok antar kelompok. Polisi mengimbau orang tua untuk lebih mengawasi pergaulan anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari.
Kasus ini masih dalam penanganan Polsek Banjarmasin Selatan. Belum ada informasi apakah kasus ini akan dinaikkan ke tingkat penyidikan atau cukup diselesaikan melalui jalur restorative justice mengingat pelaku dan korban sama-sama masih di bawah umur.