KOTABARU — Rumah Sakit Umum Daerah Pangeran Jaya Sumitra kini resmi memiliki ruang kemoterapi. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli, disaksikan jajaran direksi RSUD dan perwakilan pasien.
Ruang kemoterapi ini dikhususkan untuk pelayanan penderita kanker yang selama ini harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin atau rumah sakit lain di luar daerah. Jarak Kotabaru ke Banjarmasin mencapai 280 kilometer dan bisa ditempuh dalam waktu 5 hingga 6 jam melalui jalur darat dan sungai.
Mengapa Layanan Ini Baru Ada Sekarang?
Keterbatasan alat dan tenaga medis spesialis onkologi menjadi alasan utama. Selama bertahun-tahun, pasien kanker di Kotabaru harus mengeluarkan biaya transportasi dan akomodasi yang tidak sedikit untuk kontrol dan kemoterapi rutin setiap 2-3 pekan.
Kepala RSUD Pangeran Jaya Sumitra menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan dua orang perawat yang sudah mengikuti pelatihan kemoterapi di Banjarmasin. Satu unit alat infus pump dan obat-obatan kemoterapi dasar juga sudah tersedia di ruangan baru tersebut.
Apa Saja Jenis Kanker yang Bisa Ditangani?
Pelayanan tahap awal difokuskan pada kanker payudara dan kanker serviks, dua jenis kanker dengan prevalensi tertinggi di Kalimantan Selatan. Menurut data Dinas Kesehatan Kotabaru, kedua jenis kanker ini mendominasi temuan kasus di puskesmas-puskesmas kecamatan selama tiga tahun terakhir.
Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli mengatakan bahwa layanan ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan akses kesehatan bagi masyarakat di pelosok. “Kami ingin warga Kotabaru tidak lagi patah semangat karena harus keluar daerah untuk berobat. Ini baru permulaan,” ujarnya saat meresmikan ruangan tersebut.
Kapan Layanan Kemoterapi Mulai Berjalan?
Ruang kemoterapi sudah bisa melayani pasien mulai pekan ini. Pihak rumah sakit membuka pendaftaran khusus bagi pasien rujukan dari puskesmas dan klinik di seluruh kecamatan Kotabaru. Satu sesi kemoterapi diperkirakan berlangsung antara 2 hingga 4 jam, tergantung jenis obat dan kondisi pasien.
Ke depan, RSUD Pangeran Jaya Sumitra berencana menambah satu unit alat kemoterapi lagi dan merekrut satu dokter spesialis onkologi tetap. Saat ini, penanganan masih dibantu dokter spesialis penyakit dalam yang sudah mendapat pelatihan tambahan.
Dampak Langsung bagi Pasien dan Keluarga
Seorang pasien kanker payudara asal Kecamatan Pulau Laut Timur mengaku sangat terbantu. “Selama ini saya harus menginap di Banjarmasin tiga hari setiap kali kemoterapi. Sekarang cukup ke RSUD, ongkosnya juga lebih murah,” katanya kepada wartawan usai peresmian.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru menganggarkan biaya operasional ruang kemoterapi ini melalui pos belanja langsung RSUD tahun 2025. Pasien peserta BPJS Kesehatan bisa mengakses layanan tanpa biaya tambahan selama mengikuti prosedur rujukan berjenjang dari faskes tingkat pertama.