Pencarian

Limbah Hewan Kurban di Banjarmasin Kini Lebih Tertata, DLH Sebut Belum Ada Laporan Pelanggaran Selama Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 • 16:15:30 WIB
Limbah Hewan Kurban di Banjarmasin Kini Lebih Tertata, DLH Sebut Belum Ada Laporan Pelanggaran Selama Idul Adha
Petugas DLH Banjarmasin melakukan pengawasan pengelolaan limbah hewan kurban selama Idul Adha.

BANJARMASIN — Pengelolaan limbah hewan kurban di Kota Banjarmasin pada momen Idul Adha tahun ini berjalan lebih tertib dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada satu pun laporan pelanggaran yang masuk ke meja mereka.

Kepala DLH Banjarmasin, melalui keterangan yang diterima pekan lalu, menyebutkan bahwa koordinasi antara petugas kebersihan, pengurus masjid, dan panitia kurban berjalan efektif sejak hari pertama penyembelihan. Tidak ada keluhan soal limbah yang berserakan atau bau tak sedap yang mengganggu warga.

Apa yang Berubah dalam Penanganan Limbah Kurban?

Sejumlah masjid dan mushala di Banjarmasin mulai menerapkan sistem pemilahan limbah secara mandiri. Jeroan dan sisa daging yang tidak terpakai langsung dikumpulkan di tempat khusus, bukan dibuang sembarangan ke saluran air atau pinggir jalan seperti yang kerap terjadi sebelumnya.

DLH juga menyiagakan petugas kebersihan di titik-titik pemotongan hewan kurban yang padat. Armada pengangkut sampah dipercepat jadwal operasinya untuk mengantisipasi penumpukan limbah organik yang cepat membusuk di cuaca panas.

Mengapa Pelanggaran Bisa Nihil?

Menurut DLH, kunci utama keberhasilan ini adalah edukasi yang dilakukan jauh-jauh hari sebelum Idul Adha. Sosialisasi soal tata cara pengelolaan limbah—mulai dari penguburan darah, pembakaran tulang, hingga pengolahan kotoran—diberikan kepada pengurus masjid dan panitia kurban di 26 kecamatan.

Selain itu, penerapan sanksi sosial dari lingkungan sekitar juga dinilai efektif. Warga yang kedapatan membuang limbah kurban sembarangan langsung ditegur oleh tetangga atau pengurus RT setempat, sehingga tidak perlu sampai ke ranah dinas.

Apa Langkah DLH Selanjutnya?

Meski tahun ini berjalan lancar, DLH Banjarmasin tetap akan mengevaluasi sistem yang sudah berjalan. Pihaknya berencana mendata jumlah limbah yang dihasilkan secara lebih akurat agar penanganan di tahun depan bisa lebih terukur.

“Kami juga akan mendorong lebih banyak masjid untuk bekerja sama dengan bank sampah binaan, supaya limbah organik bisa diolah menjadi kompos atau pakan ternak,” ujar salah satu pejabat DLH dalam kesempatan berbeda.

Dengan belum adanya pelanggaran yang tercatat, Banjarmasin bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain di Kalimantan Selatan dalam mengelola limbah kurban secara lebih bertanggung jawab.

Bagikan
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks