Pencarian

Bupati Tanah Laut Ajak Pemuda Jadi Garda Depan Jaga Lingkungan

Jumat, 08 Mei 2026 • 22:08:01 WIB
Bupati Tanah Laut Ajak Pemuda Jadi Garda Depan Jaga Lingkungan
Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto mengajak pemuda aktif menjaga kelestarian lingkungan.

PELAIHARI — Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mendorong keterlibatan aktif pelajar dan komunitas lingkungan untuk memitigasi kerusakan alam yang kian mengkhawatirkan. Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto menegaskan bahwa peran generasi muda sangat krusial dalam menjaga keberlanjutan ekosistem di Bumi Tuntung Pandang.

Dalam peringatan Hari Bumi 2026 yang berlangsung di RTH Kijang Mas Pelaihari, Jumat (8/5/2026), Rahmat menyoroti berbagai tantangan ekologis yang dihadapi daerah. Ia menyebut aktivitas tambang ilegal dan pencemaran sungai masih menjadi persoalan serius yang memerlukan penanganan kolektif dari seluruh lapisan masyarakat.

Ancaman Tambang Ilegal dan Risiko Banjir di Tanah Laut

Kondisi lingkungan yang terdegradasi menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Rahmat mengingatkan bahwa kelalaian dalam menjaga alam akan berdampak langsung pada keselamatan warga, terutama terkait potensi bencana ekologis yang bisa terjadi kapan saja.

“Kalau kita hari ini melaksanakan kegiatan hari bumi maka kita harus melihat sejauh mana bumi ini rusak dan semakin rusak. Jadi kalau kita jaga InsyaAllah kita pun terjaga,” ucap Rahmat di hadapan para pelajar dan penggiat lingkungan.

Kebiasaan membuang sampah sembarangan juga disinggung sebagai salah satu pemicu utama banjir yang kerap melanda beberapa titik di Tanah Laut. Tanpa kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan, infrastruktur drainase tidak akan mampu bekerja optimal saat intensitas hujan tinggi.

Langkah Kecil Generasi Muda untuk Dampak Luas

Bupati menekankan bahwa upaya penyelamatan lingkungan tidak selalu harus dimulai dengan proyek besar. Perubahan perilaku di tingkat individu, seperti menjaga kebersihan sekolah dan menanam pohon di lingkungan rumah, dinilai memiliki dampak signifikan jika dilakukan secara konsisten.

Para pelajar yang hadir didorong menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya. Dengan membangun kebiasaan positif sejak dini, kesadaran akan pentingnya kelestarian alam diharapkan terus tumbuh hingga mereka dewasa.

Kepedulian terhadap alam menurutnya bisa dimulai dari hal sederhana, seperti memastikan tidak ada sampah yang tercecer di area belajar maupun tempat tinggal. Sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian alam, momentum Hari Bumi tahun ini ditutup dengan aksi penanaman pohon bersama sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Bagikan
Sumber: metrotala.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks