BANJARMASIN — Ketua RT 4 Alalak Selatan, Tumiansyah, menyebut kerusakan jembatan di kawasan RT 1 dan RT 2 sudah cukup mengganggu aktivitas warga sehari-hari. Baut besi yang longgar membuat jembatan berbunyi saat dilewati, sementara sebagian konstruksinya dalam kondisi miring.
Keluhan itu disampaikan langsung dalam pertemuan warga dengan Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri pada agenda reses, Selasa (27/10/2026). Warga menilai perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut sudah mendesak.
"Jembatannya rusak, ada yang miring, baut besinya ketika dilintasi mengeluarkan bunyi berisik," tutur Tumiansyah.
Menurutnya, jembatan tersebut menjadi akses utama warga untuk beraktivitas. Kondisi konstruksi yang tidak lagi layak dikhawatirkan membahayakan pengguna, terutama saat ramai dilintasi.
Tumiansyah berharap persoalan infrastruktur di Alalak Selatan mendapat perhatian dari Pemko Banjarmasin. Ia tidak ingin aspirasi warga berhenti sekadar menjadi catatan keluhan tanpa tindak lanjut.
"Sebab itu menjadi akses utama warga," ucapnya.
Rikval Fachruri menyatakan akan memperjuangkan usulan masyarakat tersebut. Menurutnya, keluhan warga langsung disampaikan kepada dinas teknis agar bisa ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
"Kami akan perjuangkan usulan warga. Hal ini langsung saya sampaikan kepada PUPR," ujarnya.
Rikval berharap aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian dinas terkait, khususnya dalam penanganan infrastruktur yang membutuhkan perbaikan. Reses menjadi jalur bagi warga Alalak Selatan untuk menyuarakan persoalan di lingkungannya langsung ke wakil rakyat.