Pentagon Rilis Dokumen UFO Ketujuh, Buka Akses ke Publik

Penulis: Eko Saputro  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:21:01 WIB
Pentagon menerbitkan seri dokumen ketujuh mengenai fenomena anomali tak dikenal (UAP) yang dapat diakses publik melalui laman WAR.GOV/UFO.

KALIMANTAN SELATAN — Pentagon menerbitkan seri dokumen ketujuh soal fenomena anomali tak dikenal (UAP) yang mencakup laporan objek segitiga hitam dan arsip penampakan era 1940-1950an. Berkas yang telah dideklasifikasi itu dapat diakses publik lewat laman WAR.GOV/UFO tanpa perlu izin khusus. Rilis bertahap ini melanjutkan komitmen transparansi pemerintah AS terhadap data UAP setelah perintah eksekutif Presiden Donald Trump awal tahun ini.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat merilis berkas UAP ketujuh ke publik pada Jumat (23/10) waktu setempat. Asisten Menteri Perang AS untuk Urusan Publik yang juga Juru Bicara Utama Pentagon, Sean Parnell, menyatakan pihaknya akan terus membuka dokumen tambahan secara bertahap.

Dokumen yang sudah dideklasifikasi itu dipublikasikan melalui laman WAR.GOV/UFO. Parnell menyebut koleksi tersebut merupakan bagian dari Sistem Pembukaan Segel dan Pelaporan Presiden untuk Pertemuan UAP (PURSUE).

Isi Dokumen: Objek Segitiga Hitam hingga Skinwalker Ranch

Salah satu berkas dalam rilisan ketujuh memuat laporan tiga agen federal yang melihat objek segitiga hitam di dekat fasilitas keamanan AS. Menurut laporan tersebut, objek itu bergerak sangat cepat dan jejak panasnya tidak terdeteksi peralatan termal mereka.

Rilis ini juga mencakup laporan terdeklasifikasi soal dugaan aktivitas paranormal di Skinwalker Ranch, Utah. Ada pula arsip historis penampakan UFO sepanjang 1940-1950an serta dokumen yang merinci koordinasi NASA dan Pentagon dalam menangani dugaan fragmen kendaraan luar angkasa.

Kronologi Program PURSUE

Pengungkapan terbaru menyusul enam rilis sebelumnya yang dilakukan setelah Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif awal tahun ini. Perintah itu mengarahkan pemerintah menyediakan catatan UFO kepada publik.

Pemerintahan Trump pertama kali merilis sejumlah file dan video UAP pada 8 Mei 2026. Sejak itu, dokumen "yang belum pernah dilihat sebelumnya" diterbitkan berkala sebagai upaya meningkatkan transparansi pengetahuan pemerintah soal fenomena ekstraterestrial.

"Video, foto, dan dokumen sumber asli UAP terbaru dari seluruh pemerintahan Amerika Serikat semuanya ada di satu tempat - tanpa perlu izin," demikian pernyataan resmi Gedung Putih, dikutip Fox News saat rilis pertama.

Kritik ke Pemerintahan Sebelumnya

Pernyataan Gedung Putih turut menyalahkan pemerintahan Joe Biden yang dianggap berupaya mendiskreditkan atau mencegah rakyat Amerika mengetahui fenomena ekstraterestrial. Tudingan itu menjadi bagian dari narasi transparansi yang diusung pemerintahan saat ini.

Parnell menegaskan koleksi dokumen tetap disimpan di WAR.GOV/UFO dan Departemen Pertahanan akan merilis berkas tambahan secara bertahap. Publik dapat memantau pembaruan langsung melalui laman tersebut.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top