Posyandu Kalsel Naik Kelas, Kader Tak Lagi Hanya Layani Bayi dan Balita

Penulis: Budi Santoso  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:46:02 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Diauddin menyampaikan apresiasi kepada kader Posyandu dalam orientasi peningkatan kapasitas kader.

BANJARMASIN — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Diauddin menyatakan Posyandu kini menjangkau seluruh kelompok usia dalam siklus kehidupan, mulai ibu hamil dan menyusui, bayi dan balita, anak usia sekolah dan remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.

Perluasan sasaran itu menuntut kader memperbarui pengetahuan dan keterampilan agar pelayanan tetap optimal sesuai kebutuhan warga di tingkat desa dan kelurahan.

Lima Bidang SPM yang Kini Ditangani Posyandu

Seiring dinamika pembangunan dan kebijakan nasional, Posyandu tidak lagi berfokus pada pelayanan kesehatan semata. Lembaga kemasyarakatan desa ini turut mendukung pelayanan di lima bidang Standar Pelayanan Minimal lainnya.

  • Pendidikan
  • Pekerjaan umum
  • Perumahan rakyat
  • Ketenteraman dan ketertiban umum
  • Sosial

Diauddin menyebut Posyandu sebagai salah satu Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan yang berperan strategis menyediakan pelayanan sosial dasar yang mudah dijangkau masyarakat.

Kader sebagai Ujung Tombak dan Agen Perubahan Perilaku

Dalam orientasi kader, Diauddin menegaskan posisi kader bukan sekadar membantu pelaksanaan kegiatan pelayanan. Kader juga menjadi penggerak masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

"Kader Posyandu bukan sekadar membantu pelaksanaan kegiatan pelayanan, tetapi juga menjadi penggerak masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Karena itu, peningkatan kapasitas kader harus terus dilakukan agar mereka semakin memahami tugas, fungsi, serta tanggung jawabnya," tegasnya.

Ia mengakui memberdayakan Posyandu agar berjalan optimal bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan pembinaan berkelanjutan, dukungan berbagai pihak, dan komitmen kuat para kader dalam mengabdi.

Sinergi Pemerintah Desa hingga Tenaga Kesehatan Jadi Kunci

Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak bisa bertumpu pada tenaga kesehatan saja. Partisipasi aktif masyarakat melalui kader Posyandu dinilai sama pentingnya.

Diauddin menekankan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat sebagai kunci penguatan pelayanan kesehatan berbasis komunitas.

"Posyandu memiliki peran yang sangat strategis dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Melalui Posyandu, pelayanan kesehatan dapat diakses lebih mudah oleh seluruh kelompok sasaran, sehingga upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan berkesinambungan," ujarnya.

Apresiasi untuk Kader Posyandu Kalsel

Pada kesempatan itu, Diauddin menyampaikan penghargaan kepada seluruh kader Posyandu atas dedikasi dan pengabdian selama ini. Kontribusi mereka dinilai penting dalam mendukung program kesehatan dan meningkatkan kesadaran warga.

"Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader Posyandu yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk masyarakat. Semoga melalui peningkatan kapasitas dan penguatan kolaborasi, Posyandu semakin berdaya dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Kalimantan Selatan," tutupnya.

Melalui orientasi kader, Dinas Kesehatan Kalsel berharap pemahaman soal peran dan fungsi Posyandu meningkat, kapasitas pelayanan menguat, dan komitmen bersama mendukung derajat kesehatan masyarakat terbangun.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: jejakrekam.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top