Manchester United Kalah 1-4 dari Como, Bruno Fernandes Ikut Berontak ke Carrick

Penulis: Andi Pratama  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:50:31 WIB
Kapten Bruno Fernandes menyampaikan kritik terbuka di ruang ganti menyusul kekalahan Manchester United dari Como.

KALIMANTAN SELATAN — Manchester United menelan kekalahan 1-4 dari Como di Liga Champions, memperpanjang rangkaian hasil buruk yang kini menyeret nama kapten Bruno Fernandes dan pelatih Michael Carrick. Kekalahan di Old Trafford itu memicu reaksi terbuka dari ruang ganti, dengan Fernandes menyusul Lisandro Martínez yang lebih dulu melontarkan kritik.

Kekalahan dari Como menjadi pukulan terbaru dalam musim yang berjalan di luar kendali bagi Manchester United. Lini pertahanan yang dikawal Harry Maguire dan Matthijs de Ligt kembali menjadi sorotan setelah kebobolan empat gol, sementara tekanan publik kini merambat ke bangku pelatih dan jajaran direksi.

Reaksi Ruang Ganti: Fernandes Menyusul Martínez

Kritik terbuka pertama datang dari Lisandro Martínez usai laga di Madrid. Bruno Fernandes kemudian mengambil langkah serupa, melontarkan keluhan yang diarahkan ke meja pelatih dan jajaran di atasnya.

Carrick merespons tekanan tersebut dengan nada tegas. "Sistem apa pun yang kamu mainkan, taktik apa pun yang kamu pakai, kalau kamu tidak berlari, tidak berlari ke depan, dan tidak berlari ke belakang, kamu tidak akan menang," ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.

Pernyataan itu tetap dinilai tidak cukup menutup masalah. Posisi Carrick disebut-sebut semakin rawan, meski sebagian pengamat menilai ia layak mendapat kesempatan lebih panjang setelah menangani tim musim ini.

Krisis yang Lebih Dalam dari Sekadar Lini Belakang

Persoalan di Old Trafford tidak berhenti pada performa bek tengah. Dalam lima tahun terakhir, Manchester United menghabiskan sekitar 1 miliar poundsterling untuk membangun skuad, namun pergantian pelatih dari Ralf Rangnick, Erik ten Hag, Ruud van Nistelrooy, Ruben Amorim, hingga Carrick belum menghasilkan performa yang konsisten.

Di level manajemen, Jason Wilcox dan Omar Berrada turut menjadi sasaran pertanyaan publik. Kepemilikan Glazer yang sejak 2005 disebut telah menarik sekitar 1 miliar poundsterling dari klub juga kembali disorot, terlebih di tengah absennya kesuksesan berkelanjutan di lapangan.

Statistik dan Konteks Kekalahan

  • Skor akhir: Manchester United 1-4 Como (Liga Champions)
  • Gol pembuka United datang dari lini pertahanan yang kembali rapuh
  • Kekalahan terjadi di Old Trafford, kandang sendiri
  • Fernandes dan Martínez menjadi dua pemain yang paling vokal usai laga

Yang Dipertaruhkan Carrick Selanjutnya

Kekalahan dari Como membuat Manchester United kian tertinggal dalam perburuan tiket fase gugur. Jadwal berikutnya akan menjadi ujian langsung bagi Carrick, yang disebut-sebut bisa saja kehilangan posisinya sebelum musim bergulir lebih jauh.

Di sisi lain, muncul pertanyaan soal kualitas individu para pemain. Kasus Youri Tielemans yang tidak berkembang di Aston Villa dan potensi Joshua Zirkzee bersinar jika pindah ke Real Sociedad menjadi contoh bagaimana penilaian terhadap pemain United kini sulit dilakukan dengan jernih.

Tekanan dari Pemilik dan Arah Klub

Jim Ratcliffe, pemegang saham minoritas melalui Ineos, disebut lebih sibuk dengan isu di luar lapangan ketimbang membenahi performa tim. Kritik terhadap pernyataannya soal kondisi Inggris menambah panjang daftar masalah yang membebani citra klub.

Bagi Manchester United, kekalahan dari Como bukan sekadar kehilangan tiga poin. Hasil itu mempertegas bahwa krisis di Old Trafford berlapis, dari ruang ganti hingga ruang rapat direksi, dan belum ada tanda-tanda penyelesaian dalam waktu dekat.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top