Pemotor Lawan Arah di Jalan KH Wahid Hasyim Menteng Picu Risiko Kecelakaan

Penulis: Deni Kurniawan  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 16:50:31 WIB
Pemotor melawan arah melintas di Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat.

KALIMANTAN SELATAN — Sejumlah pemotor terlihat melawan arah di Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, dan aksi itu berisiko memicu kecelakaan. Manuver melawan arus di ruas jalan padat ini membahayakan pengendara lain sekaligus pengguna jalan yang menyeberang.

Risiko Kecelakaan di Jalan Padat Menteng

Jalan KH Wahid Hasyim dikenal sebagai jalur sibuk yang menghubungkan kawasan Menteng dengan sejumlah titik pusat kota. Arus kendaraan di ruas ini cukup padat, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

Manuver melawan arah memaksa pengendara dari arah sebaliknya mengurangi kecepatan atau mengelak mendadak. Pada kondisi ramai, selisih reaksi sekecil apa pun bisa berujung tabrakan beruntun.

Bahaya Bukan Cuma bagi Pelaku

Pengendara yang melawan arus tidak hanya mempertaruhkan keselamatan diri sendiri. Pengguna jalan lain yang bergerak sesuai jalur juga menanggung risiko, termasuk pejalan kaki yang menyeberang dan pesepeda.

Di kawasan Menteng, banyak aktivitas warga berjalan kaki di trotoar maupun menyeberang jalan. Kendaraan yang muncul dari arah tak terduga memperpendek waktu reaksi semua pihak.

Aturan Lalu Lintas yang Sering Diabaikan

Melawan arah melanggar ketentuan lalu lintas jalan raya. Aturan soal lajur dan arah kendaraan dibuat untuk memisahkan arus supaya pergerakan kendaraan bisa diprediksi.

Pelanggaran semacam ini kerap terjadi di jalan satu arah atau ruas yang memiliki pembatas median. Alasan praktis, seperti ingin memangkas jarak tempuh, jadi pemicu utama.

Yang Bisa Dilakukan Pengendara

Pengendara sepeda motor sebaiknya tetap mengikuti arah jalur resmi meski harus memutar lebih jauh. Selisih waktu dari memutar biasanya tidak sebanding dengan risiko kecelakaan.

Pengguna jalan yang menemui aksi melawan arus bisa melaporkan ke petugas atau kanal pengaduan lalu lintas setempat. Dokumentasi foto atau video membantu penindakan.

Pengawasan di Ruas Rawan

Ruas jalan seperti KH Wahid Hasyim membutuhkan pengawasan berkala, terutama pada jam sibuk. Penindakan terhadap pelanggar arah menjadi salah satu cara menekan angka kecelakaan.

Selain penindakan, penataan rambu dan marka jalan yang jelas membantu pengendara memahami arah lajur. Sosialisasi ke pengendara motor juga perlu berjalan terus.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top