Polda Kalsel Raih Penghargaan UCSZOO Asal Eropa atas Penegakan Hukum Perdagangan Sisik Trenggiling

Penulis: Andi Pratama  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:16:01 WIB
Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Sigit Haryono menyatakan sertifikat penghargaan dari UCSZOO telah diterima pihaknya.

BANJARMASIN — Direktur Reskrimsus Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Sigit Haryono menyatakan sertifikat penghargaan dari UCSZOO baru saja diterima pihaknya. Penyerahan dilakukan langsung oleh Presiden UCSZOO David Nejedlo, yang juga menjabat Direktur Kebun Binatang Liberec.

"Ya, kita baru saja mendapatkan sertifikat penghargaan dari UCSZOO yang diserahkan David Nejedlo selaku Presiden Persatuan Kebun Zoologi Ceko dan Slovakia (UCSZOO) sekaligus Direktur Kebun Binatang Liberec," kata Sigit di Banjarmasin, Selasa (20/10).

Pengakuan atas Penegakan Hukum Perlindungan Satwa Liar

Menurut Sigit, penghargaan diberikan sebagai bentuk pengakuan atas profesionalisme, dedikasi, dan komitmen jajaran Reskrimsus Polda Kalsel dalam penegakan hukum perlindungan satwa liar. Penilaian itu mencakup upaya pemberantasan perdagangan satwa liar ilegal yang dijalankan kepolisian daerah setempat.

Trenggiling menjadi salah satu satwa yang disorot dalam penilaian tersebut. Satwa bersisik ini masuk kategori dilindungi dan kerap menjadi target perdagangan ilegal, terutama untuk sisiknya.

Kontribusi bagi Keanekaragaman Hayati Indonesia

Dalam keterangan tertulisnya, UCSZOO menilai pencapaian Polda Kalsel memberikan kontribusi penting bagi perlindungan satwa liar yang terancam punah. Lembaga itu juga menyebut langkah tersebut mendukung pelestarian keanekaragaman hayati unik Indonesia.

Selain itu, UCSZOO memandang penegakan hukum yang dilakukan kepolisian Kalsel sebagai bagian dari upaya melawan perdagangan satwa liar ilegal secara lebih luas. Penghargaan dari persatuan kebun binatang dua negara Eropa itu menjadi catatan tersendiri bagi kinerja Polda Kalsel di sektor perlindungan satwa.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: kalimantanpost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top