TANJUNG — Penghargaan diserahkan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Taruna Ikrar dalam Pertemuan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman di Gedung Bhinneka Tunggal Ika, Kantor BPOM RI, Jakarta. Dua wakil Tabalong yang dinilai adalah Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, untuk kategori Desa Pangan Aman, dan Pasar Mabuun untuk kategori Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas. Keduanya sama-sama finis di posisi ketiga pada kategori masing-masing.
Bupati Muhammad Noor Rifani menyebut capaian ini lahir dari seleksi ketat. Ribuan pasar dan desa-kelurahan dari seluruh Indonesia ikut dalam penilaian keamanan pangan berbasis masyarakat.
"Alhamdulillah, kita mendapatkan peringkat ketiga. Tentunya kita sangat bersyukur. Dari sekitar 12.000 pasar yang dinilai dan sekitar 6.000 desa dan kelurahan dalam lomba Desa Pangan Aman, Kabupaten Tabalong melalui Kelurahan Pembataan dan Pasar Mabuun berhasil meraih peringkat ketiga," ujar Muhammad Noor Rifani.
Penghargaan diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 yang mengusung tema "Innovate Today. Nourish Tomorrow." Agenda ini juga menjadi ajang memperkuat keterpaduan program keamanan pangan berbasis masyarakat di daerah.
Muhammad Noor Rifani secara khusus menyampaikan terima kasih kepada BPOM RI dan jajarannya. Menurutnya, arahan dan pembinaan yang diberikan membuat Pemerintah Kabupaten Tabalong mampu meraih prestasi tersebut.
Ke depan, pemerintah daerah berencana memperkuat pembenahan di pasar dan lingkungan desa-kelurahan. Fokusnya mencakup sisi keamanan, kenyamanan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
"Pemerintah daerah akan terus berbenah dan memperhatikan sisi keamanan, kenyamanan, serta kegiatan ekonomi di pasar maupun kegiatan pangan aman di desa dan kelurahan. Harapannya, ke depan semakin banyak prestasi yang dapat diraih," katanya.
Capaian Tabalong saat ini baru menyentuh dua kategori, yakni pasar dan desa atau kelurahan. Bupati menyebut pembinaan akan diperluas ke sekolah-sekolah agar turut ambil bagian dalam program keamanan pangan dan berpeluang meraih prestasi serupa.
Agenda di Jakarta turut dihadiri Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana dalam rangka penguatan sinergi program Desa Wisata Pangan Aman di seluruh Indonesia.