KALIMANTAN SELATAN — Apple memastikan smartphone lipat pertamanya, iPhone Duo, akan masuk ke pasar Indonesia melalui distributor resmi Digimap. Perangkat dengan kode A3720 ini sudah mengantongi sertifikasi TKDN 40 persen, tapi jadwal pre-order dan ketersediaannya belum dipastikan. Kelangkaan informasi soal tanggal peluncuran lokal membuat calon pembeli bergantung pada kanal resmi distributor.
General Manager Marketing Apple PT MAP Zona Adi Perkasa, Farah Fausa Winarsih, menyatakan iPhone Duo akan segera hadir di Tanah Air tanpa menyebut tanggal pasti. Ia meminta calon pembeli menunggu pengumuman resmi dari pihaknya.
Kepastian kehadiran iPhone Duo di Indonesia disampaikan langsung oleh Digimap sebagai salah satu distributor resmi Apple di Indonesia. Namun Farah menegaskan pihaknya belum bisa memastikan kapan tepatnya perangkat tersebut mulai dijual.
"Ditunggu aja secepatnya. Insya Allah, tunggu kabar dari kita. Soon kita kabarkan," kata Farah kepada awak media di Jakarta, Jumat (16/10).
Ia mengarahkan konsumen memantau situs resmi Digimap untuk informasi pendaftaran pre-order dan ketersediaan stok. Menurut Farah, kanal tersebut biasanya paling cepat diperbarui soal jadwal pre-order maupun tanggal ketersediaan perangkat.
Di laman TKDN Kementerian Perindustrian, smartphone keluaran PT Apple Indonesia tercatat sudah mengantongi sertifikasi dengan nilai TKDN 40 persen. Perangkat tersebut terdaftar dengan kode "A3720" yang disebut sebagai kode dari iPhone Duo.
Sertifikasi ini menjadi penanda penting bahwa perangkat siap dipasarkan secara resmi di Indonesia. Sejumlah distributor Apple, termasuk Digimap, bahkan sudah mulai memajang materi promosi iPhone Duo di kanal mereka.
Prediksi tanggal peluncuran sempat muncul dari seorang penggemar Apple bernama Bagus Hernawan di platform X. Ia memperkirakan iPhone Duo dirilis di Indonesia pada 30 Oktober mendatang, meski belum ada konfirmasi resmi yang menguatkan prediksi tersebut.
iPhone Duo membawa layar luar 5,4 inci yang bisa dipakai saat perangkat terlipat, serta layar dalam 7,6 inci ketika dibuka. Apple menyebut layar luar tersebut menawarkan sekitar 90 persen area layar iPhone 18 Pro, sementara layar dalamnya sekitar 50 persen lebih besar dibanding iPhone 18 Pro Max.
Di sektor kamera, perangkat ini dibekali kamera utama Fusion 48 MP yang secara default menghasilkan foto 24 MP dan menawarkan telefoto optik 2x. Ada pula kamera Ultra Wide Fusion 48 MP yang mendukung fotografi makro.
Dapur pacunya memakai chip A20 Pro, sama seperti yang digunakan iPhone 18 Pro. Chip tersebut mengandalkan CPU 6-core dan GPU 7-core dengan proses fabrikasi 2 nanometer.
Soal daya, iPhone Duo menggunakan dua baterai yang masing-masing ditempatkan di satu sisi perangkat. Pengisian via kabel diklaim mampu mengisi baterai hingga 50 persen dalam sekitar 20 menit, sedangkan MagSafe atau Qi2 butuh sekitar 30 menit untuk mencapai kapasitas yang sama.
iPhone Duo dibanderol mulai dari US$1.999 atau setara Rp34,999 juta pada saat peluncurannya. Angka itu menempatkan perangkat ini di segmen premium, sejalan dengan posisi iPhone Duo sebagai smartphone lipat pertama Apple.
Bagi pelaku bisnis digital dan investor, kehadiran iPhone Duo di Indonesia menjadi ujian bagi daya serap pasar premium lokal di tengah tren perangkat lipat yang semakin ramai. Pantauan berikutnya ada di kanal resmi Digimap, tempat jadwal pre-order biasanya lebih dulu muncul sebelum pengumuman resmi Apple Indonesia.