ISPU Barito Kuala Tembus 1.302 dan Tabalong 2.028, Warga Kalsel Diminta Waspadai Kabut Asap Karhutla

Penulis: Budi Santoso  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 09:17:01 WIB
Kabut asap menyelimuti Kalimantan Selatan seiring ISPU Tabalong mencapai 2.028 dan Barito Kuala 1.302.

BANJARMASIN — Data pemantauan udara sepekan terakhir menempatkan Kalimantan Selatan sebagai salah satu wilayah terparah terdampak kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut. Kabupaten Tabalong mencatat ISPU 2.028, sementara Barito Kuala berada di angka 1.302.

Keduanya berstatus Berbahaya menurut Permen LHK No.14 Tahun 2020, yang menetapkan ambang kategori tersebut pada ISPU di atas 300. Di Banjarmasin, nilai ISPU 221 membuat kota itu masuk kategori Sangat Tidak Sehat.

PJJ Diberlakukan demi Keselamatan Siswa

Kondisi udara di Banjarmasin membuat sejumlah otoritas pendidikan memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Kebijakan itu diambil untuk mengurangi paparan kabut asap terhadap siswa yang harus menempuh perjalanan ke sekolah setiap hari.

Warga diimbau tidak beraktivitas di luar ruangan tanpa masker. Mereka juga diminta segera melapor jika menemukan titik api di lahan gambut di sekitar tempat tinggal.

Kalimantan Jadi Wilayah dengan Udara Terburuk Nasional

Tren buruk ini tidak hanya terjadi di Kalsel. Kalimantan Tengah mencatat angka paling ekstrem, dengan ISPU di wilayah Jekan Raya dan sekitarnya sempat meroket ke kisaran 4.238 hingga 5.869.

Di Kalimantan Barat, wilayah Ketapang bertahan di kategori Sangat Tidak Sehat hingga Berbahaya selama sepekan penuh. Sumatera juga terpukul: Stasiun Palembang Bukit Kecil di Sumatera Selatan sempat menembus ISPU 717 akibat kiriman asap dari lahan gambut.

Riau sempat berada di level Sangat Tidak Sehat hingga Berbahaya sebelum membaik ke kategori Sedang setelah hujan turun. Di Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, ISPU tercatat 449 atau kategori Berbahaya.

Kategori ISPU dan Artinya bagi Warga

Berdasarkan Permen LHK No.14 Tahun 2020, ISPU dibagi lima kategori. Rentang 0-50 masuk kategori Baik dan tidak berdampak negatif bagi kesehatan.

Kategori Sedang (51-100) masih dapat diterima. Pada kategori Tidak Sehat (101-200), kualitas udara merugikan kesehatan dan kelompok sensitif diminta mengurangi aktivitas luar ruangan.

Kategori Sangat Tidak Sehat (201-300) membawa risiko kesehatan signifikan, sehingga warga perlu menghindari aktivitas fisik lama di luar ruangan. Adapun kategori Berbahaya (di atas 300) berpotensi merugikan kesehatan secara serius dan semua orang wajib menghindari aktivitas luar ruangan.

Daerah dengan Udara Bersih di Tengah Kabut Asap

Berbanding terbalik dengan Kalimantan dan Sumatera, sejumlah daerah di Jawa dan Indonesia timur justru menikmati udara bersih. Kabupaten Bogor di Jawa Barat mencatat ISPU 22, Lumajang di Jawa Timur 27, dan Ternate di Maluku Utara 33.

Ketiganya masuk kategori Baik. Perbedaan ini menegaskan bahwa dampak karhutla lahan gambut tidak merata, bergantung pada arah angin dan jarak wilayah dari titik api.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: jejakrekam.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top