BANJARMASIN — Ketua Harian Pengprov Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kalimantan Selatan Zainal Abidin menyatakan pihaknya belum menerima surat resmi dari PB PST terkait jadwal putaran Nasional Liga Sepak Takraw Indonesia. Meski demikian, program latihan para atlet tidak dihentikan.
Para pemain putri Kalsel tetap berlatih di daerah masing-masing. Fokusnya menjaga kebugaran sekaligus mempertahankan insting bertanding selama masa tunggu.
Zainal menyebut putaran Nasional Liga Sepak Takraw Indonesia dijadwalkan berlangsung di Jakarta antara bulan Oktober hingga November 2026. Jadwal itu belum dikunci karena PB PST belum mengeluarkan surat resmi.
"Memang putaran Nasional Liga Sepak Takraw Indonesia akan digelar bulan tersebut, tapi hingga saat ini masih belum mendapat surat resmi PB PST tentang jadwal pelaksanaannya," ujar Zainal, Kamis (8/10).
Menurutnya, latihan rutin menjadi cara paling aman menjaga kesiapan tim tanpa memaksa atlet masuk ke program pemusatan sebelum jadwal pasti. Ia menegaskan para pemain siap begitu kepastian bertanding diterima.
"Pesepaktakraw putri kita tetap latihan rutin di daerah masing-masing dan siap bila sudah ada kepastian jadwal bertanding," papar Zainal.
Tiket ke putaran nasional diamankan setelah regu putri Kalsel finis peringkat kedua Liga Sepak Takraw Indonesia (LSTI) 2026 Zona Wilayah IV Kalimantan. Ajang itu digelar di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, pada 22–26 Juli 2026.
Skuad Kalsel diperkuat atlet dari sejumlah kabupaten. Arianti Rahmah dan Maulidan Syifa Hayati dari Hulu Sungai Selatan, Siti Aminah dan Mila Wati dari Tapin, Aqilla Raffa Adhella dari Hulu Sungai Utara, Muslimin dan Virgin dari Tanah Bumbu, Susli dan Intan dari Kotabaru, serta Nay Sella Widya Putri dan Landung Njrvota Firanti.
Dari tiga laga yang dijalani, Kalsel meraih dua kemenangan. Kalimantan Timur dikalahkan dengan skor 2-0 (15-2, 15-2). Kalimantan Tengah ditundukkan lewat pertandingan ketat 2-1 (12-15, 15-12, 17-15).
Satu kekalahan diderita saat menghadapi tuan rumah Kalimantan Utara dengan skor 0-2 (11-15, 13-15). Hasil dua menang dan satu kalah itu cukup mengantar Kalsel ke Jakarta mendampingi Kalimantan Utara.
Tanpa jadwal pasti, risiko terbesar adalah penurunan kondisi fisik dan hilangnya feel bertanding. Karena itu Pengprov PSTI Kalsel memilih mempertahankan ritme latihan ketimbang menunggu pasif.
Seluruh atlet kini berlatih di wilayahnya masing-masing. Pengprov menargetkan skuad dalam kondisi siap begitu PB PST mengeluarkan jadwal resmi putaran nasional.