Pertamina Patra Niaga Salurkan Ribuan Masker dan 4.950 Liter BBM untuk Petugas Karhutla di Banjarbaru dan Banjarmasin

Penulis: Andi Pratama  •  Kamis, 03 September 2026 | 21:02:32 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyalurkan bantuan masker, vitamin, dan BBM untuk mendukung penanganan karhutla di Banjarbaru dan Banjarmasin.

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengerahkan bantuan berupa 4.950 masker, vitamin, serta bahan bakar minyak (BBM) untuk memperkuat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Banjarbaru dan Banjarmasin sejak Juli hingga Agustus 2026. Bantuan ini menyasar langsung petugas Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) serta warga yang terpapar kabut asap di dua wilayah terdampak tersebut.

BANJARMASIN — Ratusan petugas pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan kini bernapas lebih lega. Pasokan logistik dan perlengkapan keselamatan datang dari Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, disalurkan melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor dan Integrated Terminal (IT) Banjarmasin.

Bantuan yang digelontorkan secara berkala sepanjang Juli–Agustus 2026 ini bukan sekadar seremonial. Kebutuhan pokok di lapangan seperti BBM operasional, alat pelindung diri (APD), hingga vitamin menjadi perhatian utama perusahaan pelat merah tersebut.

20 Personel BPK Kuin Cerucuk Dikerahkan untuk 5 Kali Penanganan Kebakaran

Melalui IT Banjarmasin, Pertamina mendukung pengerahan hingga 20 personel BPK Kelompok Siaga Bencana Kuin Cerucuk. Sepanjang Agustus 2026 saja, mereka tercatat telah turun ke lapangan sebanyak lima kali untuk memadamkan api.

Mobilitas unit pemadam juga menjadi prioritas. Pertamina menjamin pasokan BBM operasional, dan sejumlah SPBU di Kabupaten Banjar memberikan layanan khusus tanpa antre. Langkah ini ditempuh agar petugas tidak kehilangan waktu berharga saat kondisi darurat.

Ribuan Masker dan Vitamin Disalurkan ke Titik Terdampak Kabut Asap

Dampak karhutla tidak hanya melukai lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan warga. Untuk itu, IT Banjarmasin menyalurkan sebanyak 1.750 masker dan 700 vitamin kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran.

Sementara itu, AFT Syamsudin Noor mengirimkan bantuan lebih besar: 3.200 masker, APD, peralatan pemadam, vitamin, serta logistik. Bantuan ini ditujukan kepada masyarakat umum, BPBD Kota Banjarbaru, dan BPK Sepakat.

Pertamina: Keterlibatan Semua Pihak Kunci Respons Cepat Karhutla

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi erat antara korporasi, pemerintah, dan relawan agar api dapat dipadamkan cepat dan aman.

"Karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga keselamatan dan kesehatan masyarakat. Melalui bantuan ini, Pertamina Patra Niaga berupaya hadir bersama pemerintah, relawan, dan masyarakat untuk mendukung proses penanganan di lapangan," ujarnya di Banjarmasin, Kamis.

Edi menambahkan, dukungan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sekaligus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan saat menghadapi kondisi kebencanaan.

BPBD Banjarbaru: APD dan Vitamin Krusial bagi Keselamatan Personel

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru, Zaini, menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, kelengkapan APD dan asupan kesehatan merupakan kebutuhan mendesak yang sering kali menjadi kendala di lapangan.

"Terima kasih kepada Pertamina atas bantuan APD, vitamin, dan masker. Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung keselamatan dan kesehatan para petugas yang berada di lapangan," kata Zaini.

Dukungan ini diharapkan mampu mengurangi risiko kesehatan masyarakat serta memastikan para petugas dapat menjalankan tugas pemadaman secara lebih aman, cepat, dan berkelanjutan di tengah ancaman karhutla yang masih mengintai Kalimantan Selatan.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top