Dinkes Kalsel Siagakan Petugas 24 Jam Lawan Dampak Kabut Asap Karhutla, 100 Ribu Masker Dibagikan ke Warga

Penulis: Eko Saputro  •  Selasa, 01 September 2026 | 22:02:31 WIB
Petugas Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan membagikan masker kepada warga terdampak kabut asap karhutla di Banjarmasin.

BANJARMASIN — Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan mencatat sekitar 100 ribu masker telah dibagikan kepada masyarakat di wilayah terdampak kabut asap karhutla. Pembagian dilakukan baik secara langsung oleh petugas maupun melalui relawan yang telah didistribusikan masker dari dinkes.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, mengatakan tim kesehatan juga telah mendatangi lebih dari 36 titik, mulai dari sekolah hingga permukiman warga dengan paparan asap pekat. Dalam kunjungan tersebut, petugas memberikan edukasi kesehatan sekaligus membagikan masker secara gratis.

Posko Kesehatan 24 Jam di Lokasi Rawan

Seiring meningkatnya aktivitas penanganan karhutla, Dinkes Kalsel mengintensifkan layanan kesehatan dengan berjaga penuh selama 24 jam di sejumlah lokasi. Langkah ini untuk menjaga kesehatan personel yang bertugas di lapangan agar tetap terpantau.

"Belakangan ini kami lebih intensifkan lagi, sampai kami juga berjaga 24 jam di sana. Ini untuk menjaga kesehatan sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada kawan-kawan yang bertugas di lapangan," ujar Diauddin di Banjarmasin, Selasa (1/9/2026).

Antisipasi Kesehatan Disiapkan Sejak Juli

Langkah antisipasi terhadap dampak kesehatan akibat karhutla sebenarnya telah disiapkan sejak pertengahan tahun. Dinkes Provinsi Kalsel telah menerbitkan edaran kepada pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas layanan kesehatan.

"Kami sejak Juli sudah mengeluarkan edaran kepada kabupaten dan kota untuk mempersiapkan SDM, sarana dan prasarana, termasuk oksigen. Kami juga meminta kesiapan Puskesmas dan rumah sakit apabila terjadi peningkatan kasus penyakit akibat kabut asap," jelasnya.

Unit Krisis Berkeliling ke Sekolah dan Permukiman

Melalui unit krisis di bawah UPTD Dinas Kesehatan, pelayanan dan edukasi diberikan langsung kepada masyarakat di titik-titik dengan paparan asap paling pekat. Tim bergerak menjangkau sekolah dan lokasi permukiman untuk memastikan warga mendapatkan akses masker dan pemeriksaan kesehatan.

"Tim dari unit krisis sudah berkeliling ke lebih dari 36 titik, baik sekolah maupun lokasi masyarakat. Kami datang untuk memberikan edukasi, membagikan masker dan sekaligus melakukan pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah yang asapnya sangat pekat dan terdampak," ungkap Diauddin.

Diauddin menambahkan, dukungan layanan kesehatan di posko-posko karhutla merupakan bentuk kolaborasi lintas instansi. "Dari awal kami dari Dinas Kesehatan sudah membersamai kawan-kawan BPBD, TNI dan Polri di posko-posko. Ketika mereka menjaga posko, kami juga membuat posko kesehatan di sana," tuturnya. MC Kalsel/jejakrekam

Reporter: Eko Saputro
Sumber: jejakrekam.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top