PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) kembali mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh nasabah agar waspada terhadap maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan, terutama jelang perayaan kemerdekaan. Salah satu modus yang tengah beredar luas di media sosial adalah tawaran hadiah atau promo spesial 17-an melalui akun-akun palsu yang bertujuan menguras data pribadi dan uang korban.
BANJARMASIN — Manajemen Bank Kalsel meminta nasabah untuk tidak lengah dan mewujudkan semboyan "Merdeka dari Penipuan" di tengah maraknya kejahatan perbankan yang memanfaatkan momen Hari Kemerdekaan. Belakangan ini, beredar akun-akun palsu di media sosial yang menawarkan hadiah atau promo spesial 17-an dengan modus meminta korban melakukan transfer uang atau mengisi data pribadi.
Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas penipuan yang menyalahgunakan nama Bank Kalsel. Pelaku biasanya memancing korban dengan iming-iming hadiah besar, kemudian menjeratnya dengan permintaan biaya administrasi atau tautan mencurigakan.
Pihak Bank Kalsel menegaskan bahwa salah satu ciri utama penipuan adalah permintaan transfer sejumlah uang dengan dalih biaya administrasi untuk pencairan hadiah. Nasabah diminta untuk tidak pernah melakukan transfer dalam bentuk apapun kepada pihak yang mengaku sebagai petugas bank.
"Semarak promo kemerdekaan jangan sampai membuat kita lengah. Waspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Kalsel, terutama penawaran hadiah atau promo yang meminta transfer maupun data pribadi," tulis Manajemen Bank Kalsel dalam keterangan tertulis yang diterima di Banjarmasin.
Selain modus transfer, pelaku juga kerap mengirimkan tautan atau link mencurigakan melalui pesan singkat maupun media sosial. Nasabah diimbau untuk tidak mengklik tautan tersebut karena berpotensi mengarahkan korban ke situs palsu yang mencuri data perbankan.
Yang paling penting, nasabah diingatkan untuk tidak pernah memberikan PIN, OTP, password, maupun data pribadi lainnya kepada siapa pun, termasuk kepada pihak yang mengaku sebagai pegawai bank. Data tersebut merupakan kunci akses yang tidak boleh diketahui oleh orang lain.
Untuk menghindari terjebak dalam penipuan, Manajemen Bank Kalsel meminta nasabah agar selalu mengecek kebenaran informasi dan promo yang beredar. Setiap program resmi hanya diumumkan melalui kanal dan media sosial resmi Bank Kalsel yang telah terverifikasi.
"Pastikan selalu informasi dan promo Bank Kalsel hanya melalui kanal resmi," tegas Manajemen Bank Kalsel.
Bank Kalsel mengajak seluruh nasabah untuk merayakan hari kemerdekaan dengan aman dan nyaman, serta tetap waspada terhadap segala bentuk kejahatan finansial. Kewaspadaan ini menjadi kunci untuk mewujudkan kemerdekaan finansial yang sesungguhnya.