Adaro dan AlamTri Group Latih 25 Kader Posyandu di Tabalong dan Balangan untuk Perkuat Layanan Kesehatan Desa

Penulis: Cahyo Wibowo  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:38:01 WIB
Kader Posyandu dari lima desa di Tabalong dan Balangan mengikuti pelatihan keterampilan dasar di Tanjung, Selasa (18/8/2026).

TANJUNG — Empat desa di Kabupaten Tabalong dan satu desa di Kabupaten Balangan mengirimkan kader terbaiknya untuk mengikuti Pelatihan 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu Bidang Kesehatan. Peserta berasal dari Posyandu Desa Banyu Tajun, Desa Padang Panjang, Desa Walangkir, Desa Lokbatu, serta Desa Dahai di Kabupaten Balangan.

CSR Supervisor Bidang Kesehatan PT Adaro Indonesia, Dwi Priyatno Jatmiko, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas kader merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat. Menurutnya, kader yang terampil akan berdampak langsung pada kualitas layanan Posyandu di komunitas.

"Kami percaya peningkatan keterampilan kader tidak hanya berdampak pada kualitas layanan Posyandu, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kesehatan masyarakat di desa," jelas Dwi, Selasa (18/8/2026).

Materi Pelatihan: dari Komitmen Belajar hingga Pengelolaan Posyandu

Pelatihan yang digelar selama empat hari ini dirancang untuk membekali para kader dengan keterampilan praktis yang bisa langsung diterapkan di lapangan. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi Building Learning Commitment yang disampaikan Jairin Halim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan.

Materi lanjutan tentang Pengelolaan Posyandu diberikan oleh Catur Yudha Murtopo dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong. Diharapkan, para kader mampu menerapkan pelayanan Posyandu yang lebih terintegrasi, aktif, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting

Kegiatan ini melibatkan sejumlah mitra strategis, termasuk PT Saptaindra Sejati Site SERA dari AlamTri Group, serta dukungan PT Bukit Makmur Mandiri Utama dan PT Putra Perkasa Abadi. Yayasan Sinergi Indonesia Peduli turut berperan sebagai mitra pelaksana di lapangan.

Kolaborasi ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting melalui penguatan layanan kesehatan primer. Kader Posyandu dinilai memegang peran kunci karena berinteraksi langsung dengan ibu hamil dan balita di tingkat desa.

Dinkes Tabalong Apresiasi Dukungan Berkelanjutan bagi Kader Posyandu

Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunikasi Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, Catur Yudha Murtopo, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak dalam pelaksanaan pelatihan ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar semakin banyak kader yang mendapat peningkatan kapasitas.

"Kami sangat berterima kasih kepada YABN, Adaro, AlamTri, dan seluruh mitra atas dukungan dalam pelaksanaan pelatihan ini. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata dalam memperkuat kapasitas kader Posyandu," ujar Yudha.

Harapannya, pelatihan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan bertahap, sehingga kualitas layanan kesehatan dasar di desa-desa terus meningkat seiring dengan kompetensi para kadernya.

Reporter: Cahyo Wibowo
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top