BANJARMASIN — Bank Kalsel mengajak masyarakat Kalimantan Selatan berolahraga sekaligus berkontribusi memulihkan ekosistem hutan dataran tinggi. Melalui AKSEL Virtual Run 2026, setiap jarak lari yang ditempuh peserta akan dikonversikan menjadi bibit pohon ulin yang ditanam di Tahura Sultan Adam. Program ini menjadi kelanjutan dari AKSEL Virtual Run 2024 yang berhasil menanam 7.400 bibit mangrove di kawasan pesisir Banua. Tahun ini, fokus restorasi dialihkan ke ekosistem darat, tepatnya di hutan kaki Pegunungan Meratus, Mandiangin.
Bank Kalsel menargetkan 1.000 peserta dari masyarakat umum dan komunitas lari se-Kalimantan Selatan. Setiap peserta ditantang menyelesaikan jarak 7,6 kilometer, yang bisa ditempuh sekaligus maupun bertahap selama periode 14 Agustus hingga 12 September 2026.
Akumulasi jarak seluruh peserta ditargetkan mencapai 7.600 kilometer. Angka tersebut kemudian dikonversi dengan rasio 10 kilometer untuk satu bibit, sehingga menghasilkan 760 pohon ulin yang merepresentasikan usia Provinsi Kalimantan Selatan ke-76.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyebut pemilihan pohon ulin bukan tanpa alasan. Pohon yang dikenal sebagai kayu besi ini memiliki nilai ekologis sekaligus simbolis bagi masyarakat Banua.
"Pohon Ulin merupakan simbol daya tahan dan investasi jangka panjang masyarakat Banua. Tumbuh perlahan, tetapi sanggup bertahan hingga ratusan tahun. Ulin merepresentasikan nilai-nilai perbankan Bank Kalsel yang senantiasa tumbuh kokoh dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang," ujar Fachrudin melalui siaran persnya, Jumat (14/8/2026).
Penanaman ulin di habitat alaminya juga menjadi upaya menjaga populasi pohon yang menghadapi tekanan di alam liar.
Kegiatan dibuka dengan kick-off lari bersama pada 14 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Jadi ke-76 Kalimantan Selatan. Sebanyak 100 peserta yang terdiri dari 50 pegawai Bank Kalsel dan 50 perwakilan komunitas lari seperti SB Runners, GubernuRun, RIOT, dan Run From Reality ambil bagian. Start dan finis berlokasi di AKSEL Cafe Banjarmasin.
Pendaftaran masyarakat dilakukan secara digital melalui fitur AKSEL Fun pada aplikasi Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel dengan biaya pendaftaran Rp76. Sebanyak 100 pelari tercepat yang mengunggah hasil lari 7,6 kilometer berkesempatan memperoleh jersey eksklusif bermotif kayu ulin dan PR Package Planting Kit.
Panitia juga menyediakan doorprize berupa running gear dengan total nilai Rp30 juta serta 100 paket PR Package Planting Kit. Pengundian akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Bank Kalsel pada akhir September 2026.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi wajib memiliki rekening tabungan Bank Kalsel, baik Simpeda, Banua, maupun Tabungan Syariah Al Barakah. Peserta juga harus mengaktifkan Mobile Banking AKSEL By Bank Kalsel.
Setelah mendaftar melalui menu AKSEL Fun dan memilih penyedia jasa "AKSEL VIRTUAL RUN 2026: REFORESTASI", peserta akan menerima e-tiket melalui email. Aktivasi akun kemudian dilakukan pada portal virtual run untuk mengunggah bukti aktivitas lari dari aplikasi seperti Strava, Nike Run Club, atau Relive.
Perkembangan total jarak yang ditempuh peserta dan jumlah bibit yang berhasil dikonversikan dapat dipantau secara real-time melalui portal tersebut.
Puncak kegiatan berupa penanaman 760 bibit ulin di Tahura Sultan Adam, Mandiangin. Bank Kalsel akan berkolaborasi dengan UPTD Tahura Sultan Adam dan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.
Waktu pelaksanaan penanaman akan disesuaikan dengan kondisi musim dan hasil konsultasi teknis bersama UPTD Tahura Sultan Adam. Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan tingkat keberhasilan tumbuh bibit ulin di habitat aslinya.