KALIMANTAN SELATAN — Pertemuan itu terjadi setelah Prabowo turun dari mimbar dan menyalami para tamu undangan yang hadir. Ia kemudian berjalan menuju area tempat duduk presiden dan wakil presiden terdahulu, dan langsung menghampiri Jokowi terlebih dahulu.
Saat bertemu, Prabowo terlihat memberikan gestur hormat kepada Jokowi. Jokowi membalas dengan gestur yang sama sebelum keduanya berjabat tangan dan berbincang singkat. Keduanya sempat tertawa bersama, dan Jokowi kemudian mengacungkan jempol kepada Prabowo.
Setelah dari Jokowi, Prabowo melanjutkan dengan menyalami Wakil Presiden ke-11 Boediono. Boediono juga memberikan gestur jempol kepada Prabowo. Rangkaian sapaan itu berlangsung singkat sebelum Prabowo melanjutkan untuk menyalami sejumlah pejabat lainnya yang hadir dalam sidang.
Kehadiran Prabowo dan Jokowi dalam satu forum yang sama selalu menjadi perhatian publik, terutama setelah keduanya sempat berseberangan dalam kontestasi politik. Namun, momen Jumat siang itu memperlihatkan hubungan yang cair dan saling menghormati di antara kedua tokoh tersebut.
Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD kali ini menjadi ajang penyampaian pidato kenegaraan Prabowo. Dalam pidatonya, ia juga menyoroti sejumlah isu strategis, termasuk kondisi gizi anak bangsa.
Prabowo mengungkapkan keprihatinannya terhadap data yang menunjukkan satu dari empat anak Indonesia mengalami stunting. Pernyataan itu disampaikan di hadapan para pemimpin lembaga negara, anggota DPR, dan tamu undangan lainnya.
Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Danantara dan berjanji akan memberikan bintang kehormatan. Hal ini disampaikan di sela-sela pidato kenegaraan yang kali ini berlangsung lebih cepat dari biasanya.
Usai Sidang Tahunan MPR, rangkaian agenda dilanjutkan dengan pembukaan masa sidang DPR tahun 2026-2027. Dalam forum tersebut, Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan sekaligus menyerahkan Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 dalam rapat paripurna DPR.
Penyerahan RAPBN tersebut menjadi langkah awal pembahasan anggaran tahun depan antara pemerintah dan DPR. Proses ini akan menentukan arah belanja negara dan prioritas pembangunan untuk tahun 2027. Seluruh rangkaian sidang berjalan lancar dan tertib, dengan dihadiri oleh para pejabat tinggi negara, anggota kabinet, serta tamu undangan lainnya.