BANJARMASIN — Sebanyak sembilan atlet Muaythai Kalimantan Selatan resmi bertolak mengikuti Kejuaraan Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 di GOR Abdu Rosyad, Kota Bekasi, Jawa Barat. Kejuaraan bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 5-10 Agustus 2026, dengan seluruh atlet Kalsel turun di nomor tarung atau fight.
Kontingen tidak hanya membawa atlet, tetapi juga didampingi tiga ofisial dan pelatih. Target yang dibawa pulang pun sudah jelas: satu medali emas.
Ofisial kontingen Muaythai Kalsel, Hegen Prayoga, merinci kesembilan atlet yang akan berlaga di Bekasi. Mereka tersebar di berbagai kelas, mulai dari kelas terbang hingga kelas berat.
Seluruh atlet tersebut berada dalam pengawasan dua pelatih, yakni Salim Yamlean dan Hendra Kumar. Mereka mendampingi proses persiapan akhir sebelum bertanding.
Hegen Prayoga, yang juga berstatus dosen Prodi Pendidikan Olahraga Uniska Banjarmasin, menyampaikan target kontingen secara terbuka. Namun, ia enggan menyebut nama atlet yang dianggap paling berpeluang menyumbang emas.
"Atlet kita semuanya akan turun di nomor tarung atau fight dengan target meraih satu medali emas," papar Hegen, Selasa (4/8/2026).
Pernyataan tersebut mengindikasikan persaingan internal yang ketat. Seluruh wakil Kalsel memiliki kesempatan yang sama untuk mempersembahkan prestasi tertinggi di ajang nasional ini.
Menjelang keberangkatan, para atlet tidak berangkat dengan persiapan instan. Hegen menambahkan bahwa seluruh atlet telah menjalani pemusatan latihan rutin setiap hari.
"Sebelum berangkat ke Bekasi, para atlet digodok dengan latihan rutin tiap hari," katanya.
Intensitas latihan harian ini menjadi bekal utama bagi para petarung Kalsel untuk menghadapi lawan-lawan terkuat dari seluruh provinsi di Indonesia. Dengan target emas yang telah dicanangkan, seluruh elemen kontingen diharapkan mampu tampil maksimal di GOR Abdu Rosyad.