Harga Ayam dan Telur di Tapin Diprediksi Naik Jelang Maulid, Disdag Perketat Pemantauan

Penulis: Budi Santoso  •  Senin, 27 Juli 2026 | 14:09:01 WIB
Harga daging ayam ras di Tapin naik dari Rp34.000-Rp37.000 per kilogram menjadi Rp40.000-Rp41.000 per kilogram menjelang Maulid.

RANTAU — Lonjakan harga dua komoditas pangan pokok ini mulai terasa sejak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali beroperasi penuh usai libur sekolah. Aktivitas dapur umum untuk program gizi masyarakat memicu peningkatan permintaan secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Faktor Pemicu Kenaikan: Dari SPPG hingga Tradisi Maulid

Menurut Walaidi Rakhmat, tekanan permintaan tidak hanya berasal dari program pemenuhan gizi. Momentum Bulan Maulid yang diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan dan tradisi kenduri di masyarakat turut mendorong konsumsi daging ayam dan telur.

"Permintaan diperkirakan terus meningkat menjelang Bulan Maulid yang biasanya diikuti bertambahnya aktivitas keagamaan dan konsumsi masyarakat," ujarnya di Rantau, Senin.

Kombinasi dua faktor ini membuat pergerakan harga cenderung satu arah dalam waktu dekat. Pedagang di pasar tradisional mulai melaporkan volume pembelian yang lebih tinggi dari biasanya, terutama untuk telur yang kerap dijadikan bahan baku kue dan hidangan syukuran.

Langkah Antisipasi: Pemantauan Harga Diperketat

Dinas Perdagangan Tapin tidak tinggal diam menghadapi tren kenaikan ini. Walaidi memastikan pihaknya telah menginstruksikan tim pengawas pasar untuk memperkuat pemantauan harga secara rutin di seluruh titik distribusi.

"Pemantauan harga dan koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan agar stabilitas harga serta ketersediaan pasokan tetap terjaga," kata Walaidi.

Koordinasi dengan dinas peternakan dan para pedagang besar juga tengah dijalin untuk memastikan rantai pasok tidak tersendat. Tujuannya, agar lonjakan harga yang terjadi masih dalam batas wajar dan tidak merugikan daya beli masyarakat.

Catatan Pergerakan Harga Terkini

  • Daging ayam ras: Naik dari Rp34.000-Rp37.000 per kg menjadi Rp40.000-Rp41.000 per kg.
  • Telur ayam ras: Naik dari Rp28.000 per kg menjadi Rp30.000 per kg.
  • Periode: Kenaikan terjadi sejak Juli 2026 hingga saat ini.

Dengan kebijakan pemantauan yang lebih ketat, Pemerintah Kabupaten Tapin berharap masyarakat tetap bisa mendapatkan harga yang terjangkau meski permintaan sedang tinggi. Langkah intervensi pasar akan dipertimbangkan jika harga menunjukkan tren yang tidak terkendali.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: kalsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top