BATULICIN — Ratusan bibit mangrove ditanam serentak di wilayah kerja Pelindo Batulicin, Jumat pekan lalu. Aksi ini melibatkan TNI AL, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat pesisir. Erry Ardiyanto menyebut kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga ekosistem pesisir.
Letkol Laut (P) Muhammad Arif, Komandan Pangkalan TNI AL Kotabaru–Batulicin, menyampaikan bahwa mangrove memiliki peran strategis sebagai benteng alami kawasan pesisir. "Selain mampu menahan abrasi dan mengurangi dampak perubahan iklim, ekosistem mangrove juga menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut yang mendukung keberlanjutan sumber daya kelautan," ujarnya.
TNI AL juga membina empat desa pesisir untuk menjadi pionir pelestarian mangrove. Desa-desa itu meliputi Desa Pulau Burung di Kecamatan Simpang Empat, Desa Sarang Tiung di Kecamatan Pulau Laut Sigam, Desa Lontar Selatan di Kecamatan Pulau Laut Barat, dan Desa Setarap di Kecamatan Satui.
Pelindo Batulicin menjadikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai landasan kegiatan ini. Perusahaan juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada aspek perlindungan ekosistem pesisir dan aksi perubahan iklim.
Erry menambahkan, penanaman mangrove kali ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan. "Kami percaya bahwa keberhasilan menjaga lingkungan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," katanya.
Mangrove memiliki manfaat ekologis yang luas: menyerap emisi karbon, mencegah abrasi pantai, menjaga kualitas lingkungan pesisir, serta menjadi habitat flora dan fauna. Ekosistem ini juga mendukung sektor perikanan dan pariwisata pesisir.
Pelindo Batulicin berharap semangat kolaborasi ini terus berlanjut. "Kami bersama pemangku kepentingan dan stakeholder baru saja menanam ratusan bibit pohon mangrove di pesisir Tanah Bumbu khususnya di wilayah kerja Pelindo," ujar Erry Ardiyanto.
Erry menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni. "Penanaman mangrove hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian kami terhadap ekosistem pesisir," ucapnya.
Momen Hari Mangrove Sedunia menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk memperkuat sinergi. Pelindo ingin mewujudkan pelabuhan yang tidak hanya unggul dalam pelayanan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.