KALIMANTAN SELATAN — VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di Indonesia pada 19-25 Juli 2026, tersebar di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Medan, Palembang, Makassar, Bali, hingga Kalimantan. Langkah ini menindaklanjuti program Early Booking yang mencatat ribuan pemesanan. Setiap dealer menyediakan layanan penjualan, konsultasi produk, test ride, hingga pusat layanan purnajual—termasuk demonstrasi battery swapping dan home charging.
VinFast memasarkan tiga model: Viper untuk pengendara muda dengan desain sporty, Feliz II sebagai penyempurnaan model Vietnam, dan Evo yang paling terjangkau. Ketiganya menggunakan motor BLDC in-wheel 5.200 watt. Viper dan Feliz II punya kecepatan maksimum 90 km/jam, sementara Evo dibatasi 80 km/jam.
Semua model mengandalkan dua baterai LFP 1,5 kWh yang diletakkan di bawah jok. Jarak tempuh klaim untuk Evo mencapai 150 km, sedangkan Viper dan Feliz II 145 km dalam sekali pengisian penuh. Angka ini perlu diuji ulang di kondisi jalan Indonesia yang padat dan berbukit.
VinFast Evo dibanderol mulai Rp 17,5 juta OTR Jakarta dengan skema berlangganan baterai. Untuk pembeli awal, ada bonus layanan battery swapping gratis di stasiun V-GREEN selama satu tahun, maksimal 20 kali penukaran per bulan per kendaraan. Saat ini, lebih dari 2.000 titik battery swapping sudah tersedia di Jabodetabek dan kota besar di Pulau Jawa, dan terus bertambah.
Garansi yang ditawarkan cukup panjang: 4+2 tahun atau 60.000+12.000 km, mana yang tercapai lebih dulu. Ini menjadi nilai tambah di kelas motor listrik yang masih mencari kepercayaan konsumen.
Saat ini, seluruh motor VinFast masih diimpor utuh (CBU). Perusahaan menargetkan perakitan lokal (CKD) di fasilitas Subang pada 2027. Jika terealisasi, harga berpotensi lebih kompetitif, terutama untuk model Viper dan Feliz II yang belum disebutkan banderolnya.
Managing Director VinFast E-scooter Overseas Market, Vo Thi Cam Tu, menekankan strategi perusahaan bukan hanya menjual kendaraan, tapi membangun ekosistem lengkap. Sementara CEO VinFast Indonesia E-Motorcycle Yordan Satriadi menyebut harga kompetitif sebagai bukti keseriusan menjangkau pasar luas.
Kelemahan utama yang perlu dipertimbangkan: jaringan battery swapping masih terkonsentrasi di Jawa. Konsumen di luar Pulau Jawa—seperti Medan, Palembang, Makassar, atau Bali—mungkin kesulitan mengakses layanan ini jika baterai habis di tengah perjalanan. VinFast mengandalkan ekosistem V-GREEN yang terus diperluas, tapi belum ada timeline pasti untuk pemerataan ke seluruh Indonesia.
Selain itu, daya motor 5.200 watt setara 6,9 HP—cukup untuk harian di perkotaan, tapi mungkin kurang bertenaga untuk tanjakan curam atau muatan berat. Uji coba langsung di dealer jadi langkah wajib sebelum membeli.
VinFast menawarkan paket menarik: harga murah, garansi panjang, dan ekosistem battery swapping yang terus tumbuh. Tapi motor ini baru ideal untuk pengguna di Jabodetabek dan kota besar Jawa yang sudah punya akses ke stasiun tukar baterai. Jika kamu tinggal di luar area tersebut, sebaiknya tunggu hingga infrastruktur lebih matang atau pertimbangkan opsi motor listrik dengan baterai tetap yang bisa diisi di rumah.