IAD dan Dispersip Banjarmasin Luncurkan Titik Baca Digital di Kantor Kejari, Targetkan 1.000 Pengunjung Per Bulan

Penulis: Budi Santoso  •  Selasa, 21 Juli 2026 | 08:35:01 WIB
Ketua IAD Daerah Banjarmasin, Ny. Isnania Wiranto, dan Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, E.R. Wiranto, meresmikan Titik Baca Digital di Aula Anjung Papadaan Kejari Banjarmasin.

BANJARMASIN — Peresmian berlangsung di Aula Anjung Papadaan Kejari Banjarmasin dan dipimpin langsung oleh Ketua IAD Daerah Banjarmasin, Ny. Isnania Wiranto. Acara itu juga dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, E.R. Wiranto, Kepala Dispersip Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika, serta jajaran pengurus IAD.

Bukan Sekadar Taman Baca Biasa

Titik Baca Digital ini menyediakan akses ke ribuan judul buku elektronik dan jurnal ilmiah yang bisa diakses melalui perangkat yang disediakan di lokasi. Kepala Dispersip Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika, mengatakan pemantauan digital akan dilakukan secara real-time.

"Seluruh aktivitas literasi akan kami pantau secara digital, mulai dari jumlah pembaca setiap hari hingga jenis buku yang paling diminati. Berdasarkan data tersebut, kami akan terus memperbarui dan menambah koleksi agar layanan ini semakin relevan dengan kebutuhan pengguna," ujar Windiasti dalam sambutannya.

IAD: Literasi Dimulai dari Lingkungan Terdekat

Ketua IAD Daerah Banjarmasin, Ny. Isnania Wiranto, menekankan bahwa inisiatif ini merupakan program unggulan Bidang Pendidikan IAD. Menurutnya, membangun minat baca tidak bisa dimulai dari ruang yang jauh dari keseharian masyarakat.

"Kami menyadari bahwa menumbuhkan minat baca harus dimulai dari lingkungan terdekat. Karena itu, kehadiran Titik Baca Digital sebagai salah satu program unggulan Bidang Pendidikan IAD Banjarmasin merupakan wujud komitmen kami untuk menghadirkan budaya literasi yang nyaman dan mudah diakses oleh anggota maupun masyarakat," katanya.

Sinergi Lintas Instansi untuk Target Indonesia Emas

Windiasti menambahkan, tanggung jawab mencerdaskan bangsa tidak bisa dipikul oleh satu instansi saja. Kolaborasi antara Pemkot Banjarmasin dan Kejari ini dinilai sebagai langkah konkret menyongsong target Indonesia Emas.

"Inisiatif IAD Banjarmasin ini merupakan bentuk kepedulian yang luar biasa terhadap peningkatan literasi, khususnya bagi generasi penerus menuju Indonesia Emas," jelas Windiasti.

Apa Langkah Selanjutnya?

Dispersip akan memberikan pendampingan teknis dan pengayaan konten edukatif secara berkala. Data pemantauan digital akan menjadi acuan untuk memperkaya koleksi bacaan. Pemerintah Kota Banjarmasin berharap model ini bisa direplikasi di instansi dan ruang publik lainnya di kota tersebut.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: infobanua.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top