Cuaca Kalsel Hari Ini: Hujan Ringan di Tabalong dan Balangan Sore Nanti, Suhu Capai 34 Derajat

Penulis: Eko Saputro  •  Senin, 20 Juli 2026 | 13:33:01 WIB
Warga melintas di bawah terik matahari siang di Banjarmasin, suhu udara mencapai 34 derajat Celcius.

BANJARMASIN — Warga di Kabupaten Tabalong dan Balangan diminta mewaspadai potensi hujan ringan yang diprakirakan turun pada Senin sore. Berdasarkan informasi BMKG, hujan dengan intensitas ringan ini diperkirakan terjadi mulai pukul 17.00 WITA.

Sementara itu, cuaca di wilayah Kalimantan Selatan pada pagi hari, pukul 08.00 WITA, diprediksi cerah. Hanya Kota Banjarbaru yang diperkirakan cerah berawan. Kondisi cerah berawan ini diprakirakan bertahan hingga pukul 14.00 WITA di hampir seluruh daerah, kecuali Tanah Bumbu dan Tanah Laut yang diprediksi cerah tanpa awan.

Suhu Panas Capai 34 Derajat Sepanjang Hari

Cerahnya cuaca sejak pagi hingga siang hari berdampak pada peningkatan suhu udara. BMKG mencatat suhu maksimum di sejumlah titik di Kalsel diperkirakan mencapai 34 derajat Celcius. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan pada rentang waktu tersebut diimbau untuk menjaga hidrasi dan menghindari paparan sinar matahari langsung terlalu lama.

Peringatan Kekeringan Masih Berlaku Hingga 20 Januari

Kondisi cuaca panas yang mendominasi ini masih menjadi perhatian serius. Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis untuk wilayah Kalimantan Selatan yang berlaku sejak Sabtu (11/1) hingga hari ini, Senin (20/1). Peringatan dengan status Waspada ini dikeluarkan setelah hasil analisis BMKG menunjukkan potensi berkurangnya ketersediaan air di sejumlah daerah.

Wilayah yang masuk dalam status Waspada kekeringan meliputi Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tapin, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Masyarakat di tujuh daerah tersebut diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan efisien.

Waspada Risiko Karhutla di Tengah Cuaca Panas

Selain ketersediaan air, BMKG juga mengingatkan potensi meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan. Suhu tinggi yang disertai minimnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir membuat lahan kering mudah terbakar. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan jika melihat titik api di lingkungan sekitar.

Reporter: Eko Saputro
Sumber: wartabanjar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top